Jakarta – Gelaran pemilihan umum menjadi momen yang ditunggu banyak orang, apalagi karena diadakan setiap lima tahun sekali. Rasa tidak sabar untuk memilih nyata adanya apalagi di kalangan anak muda yang baru pertama kali memilih atau first voter. Selain menjadi momen yang ditunggu karena harus mencoblos, momen untuk berkumpul bersama keluarga juga jadi hal yang dinantikan.
Merantau untuk pendidikan jadi salah satu tren di kalangan anak muda masa kini. Berkuliah bukan di kota tempat ia tinggal, namun ke kota lain yang memang menyediakan fasilitas kampus yang bagi mereka lebih baik. Malang, Bandung, Jogja, dan Semarang jadi empat kota yang memang sering jadi tujuan mahasiswa berkuliah. Memang cukup repot dan memakan waktu untuk mengurus perpindahan TPS, maka banyak mahasiswa yang memilih untuk pulang hanya demi mencoblos.
Beberapa kampus juga belum memulai pelajaran semester genap 2023/2024 ini, sehingga masih banyak yang memang di rumah dan bisa mencoblos tanpa hambatan. “Iya anak saya kuliah di Malang, tapi belum masuk jadi sekalian nyoblos disini, seneng sih sekalian ngumpul sekalian nyoblos”, ungkap Etiwati. salah satu pemilih di TPS 69 Cirendeu. Banyak juga yang memang datang bersama keluarga, walau anaknya masih kecil sekalipun. Ini menjadi tren yang baik, karena mulai dari kecil sudah paham bagaimana tata cara pemilu.
Ketika saya sedang berjalan menuju ke rumah, saya juga sempat dipanggil tetangga saya yang masih bersekolah Taman Kanak-Kanak. Ia memamerkan kelingkingnya yang ikut dicelupkan di tinta. Dengan rasa bangga dan senang ia menunjukkan kepada saya, dan dari situ dapat dilihat bahwa excitement dan semangat dari segala kalangan itu ternyata nyata terbentuk.
Ini bisa menjadi awal yang baik, pendidikan demokrasi ditunjukan dengan mengajak anak-anak ke TPS. Untuk ikut melihat bagaimana proses pemilu dan sebenarnya harus didukung bahkan jadi ajakan untuk semua keluarga agar membawa anak-anak mereka agar paham sejak dini praktik demokrasi di Indonesia. Bisa disimpulkan bahwa ada sisi baik lain dari Pemilu, bisa mempererat hubungan keluarga, bisa berkumpul bersama kembali untuk memberikan suara. Niat serta keinginan untuk ikut ambil bagian dalam sesi pemilihan masih besar di kalangan anak muda.


