Jakarta – Pasangan Ganjar-Mahfud semakin optimistis dengan kuatnya dukungan rakyat. Hal ini nampak dari ‘gelar’ yang diberikan oleh rakyat pada pasangan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud MD, Hasto Kristiyanto. Menurut Hasto, karena rajin blusukan dan tinggal di rumah rakyat, maka Ganjar mendapat julukan ‘Presiden Rakyat’.
“Selanjutnya, sebagai ‘Presiden Rakyat’, Ganjar akan fokus pada masalah ekonomi, ekonomi dan ekonomi. Sementara Prof Mahfud MD karena integritas dan ketegasannya mendapat julukan sebagai wasit yang baik, agar persaingan bisnis berorientasi pada nilai tambah, bukan suap,” urai Hasto.
Menurut Sekjen PDI Perjuangan itu, penegakan hukum sangat penting untuk menertibkan aparat hukum yang ‘nakal’. Keduanya menjadi pembela wong cilik. Penciptaan lapangan kerja dan penurunan harga pangan menjadi prioritas utama. Karena itulah Bansos, BLT, PKH dan berbagai keberpihakan terhadap wong cilik dilanjutkan dan akan menjadi lebih baik dengan KTP Sakti
Dengan predikat sebagai pemimpin rakyat, maka Ganjar-Mahfud menjadikan rakyat sebagai sumber inspirasi dan kekuatan di dalam menghadapi intimidasi, penyalahgunaan kekuasaan, serta kepungan kekuatan modal.
Di tengah kepungan modal dan kekuasaan, TPN 03 semakin meyakini rakyat sebagai sumber kekuatan sejati, bukan oligarki.
“Apa yang disampaikan oleh Pak Boy Thohir bahwa sepertiga penyumbang perekonomian nasional seperti Adaro, Djarum, Sampurna Group dll memberikan dukungan pada Prabowo-Gibran membuktikan kepungan modal tersebut. Jadi Ganjar-Mahfud benar-benar ditakuti karena dukungan rakyat yang semakin besar,” tukasnya.


