Amsterdam – Perkembangan teknologi dewasa ini semakin cepat, bahkan terkadang tidak masuk logika. Salah satunya ialah kamera tanpa lensa yang diciptakan oleh Bjorn Karmann, designer yang berbasis di Amsterdam. Inovasi yang ia lakukan ialah menciptakan Paragraphica, fungsinya sama dengan kamera pada umumnya namun cara pengambilan gambarnya yang berbeda.
Kamera ini akan menghasilkan gambar berdasarkan informasi kontekstual yang ditangkap oleh kamera, bukan dengan lensa. Nantinya kecerdasan buatan atau AI-lah yang akan merancang sebuah gambar dari data atau informasi yang telah kamera tangkap.
Salah satu aspek utama adalah penggunaan data lokasi dan data-data terkait kondisi atau situasi sekitar. Data akan dikelola oleh AI dan ketika tombol rana ditekan, kamera akan menciptakan representasi foto tersebut dengan proses perubahan teks ke gambar.
Data yang ditangkap berupa lokasi atau alamat, cuaca, waktu pengambilan foto, nama acara yang sedang dilihat, dan tempat terdekat. Dari data tersebut nantinya visualisasi dari momen yang nyata adanya. Karmann, pencipta kamera ini mengatakan, “semakin berkembangnya model AI, akan semakin sulit membayangkan bagaimana mereka dapat melihat dunia fisik,” dalam suatu wawancaranya. Dari alasan itulah, ia membuat Paragraphica yang memberikan experience baru dalam memahami dunia sekitar, tidak hanya terbatas pada persepsi visual yang nyata ditangkap mata manusia.

Penemuan ini disambut baik oleh banyak pihak, banyak komentar baik yang diberikan pada postingan X @bjoernkarmann. Ia juga menegaskan bahwa kamera ini masih memerlukan GPS, “Yes, it use the GPS to determine your location,” cuitannya. Maka ketika koneksi hilang akan sulit bagi kamera untuk bisa menangkap data daerah sekitar.
Jika ditanya bukti atau keabsahan dari kamera ini, Karmann sudah beberapa kali mempublikasikannya melalui akun media sosialnya. Ia membuat tiga kolase, foto nyata dirinya pada momen tersebut pada kolase yang pertama. Lalu di kolase yang kedua adalah data dari kamera yang berhasil ditangkapnya. Lalu di kolase yang ketiga adalah hasil foto yang dihasilkan oleh kamera. Hasilnya tentu tidak berbeda jauh, bahkan menjadi lebih baik dalam hal pemvisualisasiannya.
Inovasi ini menandakan masifnya perkembangan teknologi zaman sekarang. Penting bagi kita semua untuk memahami semua teknologi, agar tidak disalahgunakan atau justru kemampuan manusia menjadi terkalahkan. Kini AI sudah bisa memvisualisasikan dunia nyata, dan itu tercipta dari kamera Paragraphica ini.


