Dubai – Pertandingan Indonesia melawan Korea Selatan di babak perempat final AFC U-23 akan digelar di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Doha, Qatar, Kamis (25/4/2024) atau Jumat pukul 00.30 WIB. Panitia penyelenggara menginformasikan bahwa pertandingan nanti akan dipimpin wasit Shaun Evans dari Australia. Ia akan dibantu asisten wasit – 1 Lakrindis George (Australia), asisten wasit -2 Joanna Kate Charaktis (Australia), dan Mooud Bonyadifard (Iran) sebagai official keempat.
Bagi penggemar sepakbola nasional, nama Shaun Evans pasti tidak asing. Ia pernah memimpin beberapa pertandingan Liga 1 Indoensia tahun 2017. Saat itu ia menjadi salah satu wasit asing yang didatangkan PSSI.
Momen kontroversial terjadi saat ia memimpin pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada tanggal 3 November 2017. Saat itu ia menganulir gol yang diciptakan pemain Persib, Ezechiel Ndouassel, pada menit ke-27. Padahal dalam tayangan ulang terlihat bola yang disundul pemain asal Chad itu sudah masuk ke gawang Persija. Tak sampai di situ, ia pun menghentikan pertandingan pada menit ke-83. Persija saat itu menang dengan skor 1-0 lewat gol penalti Bruno Lopez.
Di kancah internasional, ia juga pernah membuat kontroversi yang mengakibatkan Indonesia kalah dari Uni Emirat Arab (UEA) pada babak 16 besar Asian Games 2018. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, pada 24 Agustus 2018 tersebut, UEA mendapatkan penalti setelah bek Andy Setyo bertabrakan dengan pemain UEA, Zayed Al Ameri. Padahal dari tayangan ulang terlihat Al Ameri sengaja membenturkan kakinya ke kaki Andy Setyo, sehingga jatuh di kotak penalti Indonesia. Al Ameri yang menjadi eksekutor penalti sukses menjalankan tugasnya untuk membawa UEA unggul 1-0 atas Indonesia.
Indonesia kemudian membalas lewat gol Beto Goncalves pada menit ke-52, dan skor pun menjadi 1-1. Pertandingan 2×90 menit berakhir dengan skor 2-2 setelah Al Ameri mencetak gol penalti keduanya dan dibalas oleh Stefano Lilipaly di penghujung laga. Kedua tim akhrinya menyelesaikan pertandingan melalui babak adu penalty. Indonesia yang kurang beruntung akhirnya kalah dengan skor 3-4.


