Jakarta – BYD terus mendobrak pasar otomotif, khususnya di segmen mobil listrik. Merek China tersebut bahkan berhasil meraih kenaikan dari menjual kendaraan elektrifikasi di berbagai negara.
Mengutip dari Reuters, produsen kendaraan listrik asal China BYD mencatat peningkatan penjualan kendaraan sebanyak 61,9 persen. Adapun total produk yang dikirim kepada pelanggannya sepanjang tahun 2023 mencapai sekitar 3,02 juta unit.
Pabrikan mobil China yang berbasis di Shenzhen ini melaporkan penjualan sekitar 1,6 juta dari jenis mobil listrik murni alias Baterai Electric Vehicle (BEV). Sementara sisanya, atau sekitar 1,4 juta unit merupakan kendaraan plug-in hybrid.
BYD menyebutkan bahwa penjualan mobil listrik dan hybrid pada bulan Desember mencapai 340.178 unit. Dari jumlah tersebut, 190.754 unit di antaranya merupakan kendaraan listrik murni.
Melalui pencapaian tersebut, BYD diproyeksikan akan melampaui Tesla sebagai produsen kendaraan listrik dunia. Apalagi, merek China itu terus melakukan ekspansi bisnis ke berbagai negara yang belum terjamah, salah satunya Indonesia.
BYD dipastikan memulai bisnis otomotifnya secara resmi di Indonesia pada 2024 ini. Pabrikan tersebut rencananya akan menawarkan kendaraan pribadi dengan penggerak tenaga listrik.


