Doha – Piala Asia di Qatar hari ini memainkan dua laga. Dua-duanya sebagai laga kedua di Grup F. Pukul 21.30 WIB, Oman bersua Thailand di Abdullah bin Khalifa Stadium. Oman sebelumnya kalah 1-2 dari Arab Saudi. Berada di ranking 74 FIFA, tim asuhan Branko Ivanković ini mengandalkan pemain menonjol: Faiz Al-Rushaidi (kiper, kapten, Manama), Abdullah Fawaz, Omar Al-Malki (Al Nahda).
Branko Ivankovic memiliki keyakinan penuh pada tim Oman untuk menyelesaikan tugasnya ketika mereka menghadapi Thailand. Puas dengan penampilan penuh semangat timnya meski kalah 2-1 dari Arab Saudi di laga pembuka, Ivankovic yakin Oman memiliki apa yang diperlukan untuk bangkit kembali dan menyalakan kembali harapan mereka di babak sistem gugur.
“Ketika kami melihat undiannya, kami tahu ini adalah grup yang sulit. Dengan segala hormat terhadap lawan kami berikutnya, tujuan utama kami adalah menang,” ujar pelatih asal Kroasia itu.
“Kami sepenuhnya siap dan ingin fokus dan memainkan pertandingan sebaik yang kami lakukan melawan Arab Saudi,” kata Branko.
Sementara itu, Thailand, pemilik peringkat 113 FIFA di bawah besutan Masatada Ishii punya kepercayaan diri lebih setelah menang 2-0 atas Kyrgyztan di laga awal. Tim ‘Gajah Perang’ ini diperkuat pemain seperti Elias Doloh (Bali United), Supachok Sarachat (Hokkaido Consadole Sapporo), dan Suphanat Mueanta (OH Leuven)
Pada laga lain Grup F, Senin, 00.30 WIB, Kyrgyztan bertemu Arab Saudi di Ahmed Bin Ali Stadium. Kyrgy baru saja kalah dari Thailand, karena itu tim asuhan Štefan Tarkovič di peringkat 98 dunia ini tak akan menyerah melawan pasukan Roberto Mancini.
Menang 2-1 atas Oman belum membuat Mancini puas. Ia bertekad membawa Nawaf Al Aqidi (Al Nassr) memastikan tiket menuju fase gugur. Meski demikian, perlawanan keras akan datang dari Kyrgyztan.
“Keajaiban tidak sering terjadi tetapi semua orang yang bersama saya – staf, pemain, dan mereka yang mengurus sepak bola Kyrgyzstan – kita harus percaya pada hal-hal baik seperti itu,” kata Tarkovic.
“Kami tidak bisa membohongi diri sendiri dengan mengatakan kami bisa menang karena ini pertandingan yang sulit, tapi tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. Tim-tim di turnamen ini telah menunjukkan hal itu mungkin. Dengan sedikit keberuntungan kami bisa melakukannya, kami yakin akan hal itu,” tegas pelatih asal Slovakia ini.




