Kota Semarang Tetapkan Selasa Jadi Hari Angkutan Umum, Catat Periodenya

LIMAPAGI – Kota Semarang tetapkan hari Selasa sebagai Public Transport Day atau Hari Angkutan Umum. Kebijakan ini berlangsung setiap Selasa di periode 8 Juni hingga 6 Juli 2021.

Kebijakan Ibu Kota Jawa Tengah menjadikan Selasa sebagai Hari Angkutan Umum sudah disosialisikan Pemkot Semarang. Bahkan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi juga mengumumkan lewat akun Instagramnya.

“Maka khusus hari Selasa, masyarakat di wilayah Kota Semarang kami imbau untuk menggunakan moda transportasi umum dan daring jika ingin bepergian,” tutur wali kota yang akrab disapa Hendi ini, Senin, 31 Mei 2021.

Meski Public Transport Day secara umum berbentuk imbauan bagi masyarakat, namun Hendi menegaskan, kebijakan tersebut bersifat wajib bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Semarang.

“Menyambut Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada tanggal 5 Juni 2021,maka mulai 8 Juni sampai 6 Juli nanti, Pemerintah Kota Semarang mengajak masyarakat untuk beraktivitas dengan transportasi umum dan daring setiap hari Selasa, selama rentang waktu tersebut,” tutur Hendi.

“Jadi semangatnya adalah untuk mengurangi pemakaian kendaraan pribadi. Kalau pegawai Pemkot Semarang sifatnya wajib, kalau untuk masyarakat sifatnya masih imbauan,” sambung dia.

Agar kebijakan ini bisa berjalan dengan efektif maka Pemkot Semarang juga melakukan penguatan. Bentuknya, setiap hari Selasa akan diberlakukan tarif parkir insidentil dan progresif bagi kendaraan pribadi, baik roda dua dan roda empat.

“Jadi untuk masyarakat tidak wajib, karena kami menyadari bahwa tidak bisa langsung tiba-tiba mengubah kebiasaan masyarakat,” ujar dia.

Hendi berharap kebijakan ini dapat didukung oleh para pelaku jasa transportasi umum konvensional dan daring yang ada di Kota Semarang.

“Baik itu BRT Trans Semarang, angkutan kota, taksi konvensional, taksi online, juga ojek online saya harap untuk dapat meningkatkan pelayanannya agar masyarakat dapat lebih nyaman beraktifitas dengan transportasi umum dan daring,” pintanya.

Momen Hari Angkutan Umum juga bisa dijadikan oleh pelaku jasa maupun operator transportasi umum untuk membuat inovasi dan promosi layanan yang diberikan di hari tersebut.

“Lewat peningkatan layanan itu pasti akan juga semakin meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum dan daring,” ujar dia.

Di sisi lain, karena di setiap Selasa dipastikan akan terjadi peningkatan jumlah penumpang maka Hendi juga meminta seluruh pelaku jasa transportasi umum dan daring di Kota Semarang untuk menguatkan protokol kesehatan.

“Kalau saya lihat memang setiap operator sudah memiliki program protokol kesehatan masing – masing. Tapi karena perkiraannya akan ada kenaikan pengguna pada hari itu, maka saya wanti-wanti betul untuk kita bisa lebih saling mendukung. Upaya penerapan protokol kesehatannya harus lebih masif lagi,” pungkas dia.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.