Pendaftaran CPNS Ditunda, Pemprov Sulsel Pastikan Jumlah Formasi Tak Berubah

LIMAPAGI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan(Sulsel)memastikan adanya penundaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021 tidak akan mempengaruhi jumlah formasi yang diberikan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulsel, Imran Jausi mengatakan, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah memutuskan bahwa pendaftaran CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) akan ditunda dari jadwal sebelumnya yakni 31 Mei 2021. Penundaan ini berlaku hingga adanya pemberitaan sebelumnya.

“Memang ada penundaan jadwal dari BKN, tapi kami menjamin tidak ada perubahan formasi yang sebelumnya diberikan untuk Pemprov Sulsel,” katanya kepada Limapagi.com, Senin, 31 Mei 2021.

Imran Jausi mengatakan, pada penerimaan CPNS periode tahun ini jumlah kuota yang diberikan sebanyak 8.783 dari tiga jenis formasi. Antara lain, 8.371 tenaga guru atau PPPK, 136 tenaga kesehatan dan 276 tenaga teknis.

“Memang ada perubahan formasi tapi pada umumnya itu dari kementerian, sementara untuk daerah-daerah tidak ada. Ini karena memang pengusulan formasi telah dilakukan satu tahun sebelumnya, sehingga yang diusulkan memang sesuai kebutuhan masing-masing daerah,” ujarnya.

Menurutnya, penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK oleh BKM disebabkan sejumlah hal. Antara lain, belum rampungnya aturan terkait mekanisme seleksi, serta masih adanya usulan atau revisi penetapan formasi dari sejumlah instansi.

“Kan memang masih ada regulasi yang masih harus dilengkapi, ada perubahan formasi dan ada beberapa syarat lainnya yang belum rampung,” ujarnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, tahun ini sekitar 8.000 ASN yang dibutuhkan termasuk didalamnya PPPK.

“Kita harapkan ini bisa menjadi tempat bagi para guru, tenaga kesehatan maupun tenaga lainnya yang dibutuhkan. Bisa masuk ikut mendaftar semuanya,” katanya belum lama ini.

Khusus di lingkungan kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, tahun ini pihaknya mendapatkan jatah lebih besar jika dibandingkan pada periode penerimaan 2020 lalu. Dimana jika tahun sebelum hanya mendapat jatah sekitar 100 formasi maka di tahun ini mendapat jatah 500 an formasi.

“Tahun ini kuota CPNS yang kita dapatkan juga agak besar. Tahun lalu sekitar 100 saja, tahun ini ada 500 an. Semoga bisa masuk semuanya, mudah-mudahan dengan begitu nanti kita memiliki kestabilan sistem penjaringan,” ujarnya.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.