Tidak Berkaitan Tugas Pegawai KPK, Muhammadiyah Minta Koreksi TWK

LIMAPAGI – Muhammadiyah menyatakan tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) telah membuat kegaduhan.

Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad menilai ada yang janggal dalam TWK lantaran pertanyaan yang diajukan banyak yang tidak objektif dan tidak sesuai dengan kinerja pegawai KPK dalam memberantas korupsi.

“Proses dan materi TWK yang menjadi isu kontroversi patut disesalkan dan dikoreksi karena menunjukkan bias, reduksi, dan tidak objektif yang substansinya tidak berkaitan langsung dengan integritas, tugas, dan amanat para pegawai KPK yang semestinya memenuhi kriteria yang standar, profesional, dan objektif,” kata Dadang dalam keterangan tertulis, Senin 31 Mei 2021.

Muhammadiyah meminta KPK meninjau ulang TWK yang tidak meloloskan 75 pegawai lembaga antirasuah. “Proses TWK dan seleksi pegawai KPK yang bermasalah penting ditinjau ulang agar tidak menimbulkan kegaduhan berkelanjutan,” ujar Dadang.

Muhammadiyah mendesak legislatif, eksekutif dan yudikatif hadir dan berperan nyata menyelesaikan kegaduhan yang disebabkan oleh TWK. Mereka meminta agar pemangku kebijakan tidak berdiam diri melihat KPK sesuai ketentuan.

Ketentuan itu terdapat dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK dan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengalihan Pegawai KPK menjadi ASN.

“Pemerintah, DPR, yudikatif, dan semua lembaga negara semestinya menjaga dan menjadikan KPK betul-betul sebagai institusi yang berwibawa dan otoritatif untuk menjalankan fungsi pemberantasan korupsi sebagaimana diamanatkan Undang-Undang, serta bebas dari intervensi pihak manapun,” urainya.

KPK mengumumkan sebanyak 51 dari 75 pegawai yang tidak lolos TWK diberhentikan dari KPK. KPK beralasan pemberhentian karena asesor 51 pegawai KPK berwarna merah. Sedangkan sisanya sebanyak 24 dibina ulang sebagai pertimbangan menjadi ASN.

Sebanyak 24 pegawai KPK yang dipertimbangkan menjadi ASN kompak menolak dibina ulang. Mereka ingin seluruh pegawai KPK yang tidak lolos TWK tetap dialihkan menjadi ASN.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.