Dear Pengendara, Ayo Budayakan Berlalu Lintas yang Baik dan Benar

LIMAPAGI – Ketika beraktivitas harian, ada warga yang memanfaatkan moda transportasi kendaraan bermotor, mengayuh sepeda, maupun berjalan kaki. Semuanya saling bersinggungan ketika berada di jalan raya.

Kondisi tersebut membuat seluruh pengguna jalan, terutama pengguna mobil maupun sepeda motor untuk selalu tertib berlalu lintas. Sehingga, tercipta keselematan selama perjalanan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pengguna kendaraan bermotor. Berikuti Limapagi.com rangkumkan hal yang harus menjadi perhatian pengendara:

1. Wajib Membawa SIM

Surat Izin Mengemudi alias SIM menjadi salah satu identitas yang wajib ada ketika mengemudi kendaraan bermotor. Kebijakan tersebut sudah ada dalam pasal 86 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Dalam peraturan tersebut, dijelaskan bahwa SIM berfungsi sebagai bukti kompetensi mengemudi. Selain itu, berfungsi sebagai registrasi pengemudi yang memuat keterangan identitas lengkap. Data ini bisa dipakai mendukung kegiatan penyelidikan, penyi8dikan, dan identifikasi forensi kepolisian

2. Jangan Lupa Helm saat Naik Motor dan Sabuk Pengaman Ketika Memakai Mobil

Sepeda motor kini menjadi moda transportasi pilihan masyarakat di Indonesia. Bagi yang memanfaatkan kendaraan bermotor roda dua ini jangan lupa memakai helm. Kewajiban itu diatur dalam dua pasal di UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yakni 57 ayat 2 dan 106 ayat 8.

Pasal 57 ayat 2 Undang-undang tersebut dituliskan, “Perlengkapan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagi sepeda motor berupa helm Standar Nasional Indonesia.” Sementara pasal 106 ayat 8, “Setiap orang yang mengemudikan sepeda motor dan penumpang sepeda motor wajib mengenakan helm yang memenuhi standar nasional Indonesia.”

Bagi yang kerap memakai mobil sebagai moda transportasi, wajib memakai sabuk pengaman. Ini tertuang dalam peraturan yang sama, pasal 106 ayat 6. Jika melanggar, ada risiko pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000, tertuang di pasal 289 peraturan yang sama.

3. Tetap Berkonsentrasi Selama Berkendara

Pengguna kendaraan bermotor harus tetap fokus ketika berkendara di jalan. Kewajiban ini ada di pasal 106 ayat 11 UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi,” demikian bunyi pasal tersebut. Jika melanggar, maka ada sanksi pidana dengan kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp750.000.

4. Pengguna Sepeda juga punya Hak di Jalan

UU No 22 Tahun 2009 mewajibkan penggunda kendaraan bermotor roda dua maupun empat/lebih, mengutamakan keselamatan pesepeda. Peraturannya melalui pasal 106 ayat 2 pada undang-undang tersebut.

Lebih detail soal aturan bersepeda, ada di Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Republik Indonesia tahun 2020, tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan. Di dalamnya terdapat berbagai aturan soal sepeda, penggunaan sepeda, hingga fasilitas yang diberikan untuk pesepeda.

5. Pengendara Kendaraan Harus Menghormati Pejalan Kaki di Jalan

Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009, pejalan kaki adalah setiap orang yang berjalan di ruang lalu lintas jalan. Ada beberapa fasilitas untuk pejalan kaki berdasarkan pasal 131 aturan tersebut.

Pejalan kaki berhak atas ketersediaan pendukung berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain. Selain itu, mendapat prioritas saat menyebrang jalan di tempat penyebrangan.

Pius Mali
Pius Mali

Editor who focuses on Automotive, is more about cars and motorcycle

Currently working at Limapagi.id with a automotive desk focus, covering product review, maintanance, industrial, and also unique information about vehicle.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.