Erick Thohir: Percepat Vaksinasi, Ekonomi RI Bisa Tumbuh 5 Persen

LIMAPAGI – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berharap percepatan program vaksinasi Covid-19 bisa menjawab target pertumbuhan ekonomi pemerintah. Tahun ini, ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh hingga 5 persen.

“Kita berharap dengan percepatan vaksinasi ini, Indonesia secara ekonomi bisa tumbuh lagi. Prediksi pemerintah akan tumbuh seperti tahun-tahun sebelumnya 4-5 persen seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Erick di Jakarta, Senin 31 Mei 2021.

Untuk merealisasikan target tersebut, Erick mengakui pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan melalui disiplin protokol kesehatan sehingga angka positif Covid-19 bisa ditekan.

“Kami berharap juga dukungan dari masyarakat segala golongan disiplin prokes, pakai masker jaga jarak dan cuci tangan,” ujarnya.

Erick melanjutkan, vaksinasi Covid-19 merupakan game changer untuk menghentikan pandemi Covid-19. Namun, tanpa protokol kesehatan yang ketat program vaksinasi bukan menjadi solusi berkelanjutan.

“Vaksinasi tanpa didukung oleh prokes menjadi sesuatu yang tidak bisa berklanjutan. Jadi saya berharap dengan kerja keras pemerintah rakyat Indonesia bisa gotong royong,” ucapnya.

Sebagai informasi, hingga 31 Mei 2021, pemerintah telah mendatangkan vaksin Covid-19 sebanyak 75,9 juta dosis. Dari jumlah tersebut akan dialokasikan kepada 37,5 juta jiwa dengan dua kali dosis suntikan.

“Alhamdulillah pemerintah dibantu rakyat semua kita sudah vaksinasi sebanyak 26,9 juta orang sekarang,” tuturnya.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.