Warga Yogyakarta Protes Biaya Parkir Mobil di Malioboro Rp20 Ribu

LIMAPAGI – Belum lama ini kawasan Malioboro tengah ramai dibicarakan akibat harga makanan yang dipatok pedagang kaki lima dinilai terlalu mahal.

Belum habis persoalan harga pecel lele di Malioboro yang tak masuk akal, kini muncul persoalan baru.

Seorang warganet yang mengaku sebagai warga Yogyakarta menyampaikan keluhannya terkait masalah biaya parkir di kawasan Malioboro dan sekitarnya.

Melalui akun Facebook Rena Deska Physio pada Senin, 31 Mei 2021, ia menuliskan pengalamannya yang dikenakan tarif parkir mobil sebesar Rp 20 ribu.

Ia bercerita jika dirinya bertemu dengan saudaranya di titik 0 km Kota Yogyakarta pada Minggu, 31 Mei 2021. Namun betapa terkejutnya ia saat melihat nominal yang tertera pada tiket parkir.

Ia tak menyangka jika parkir mobil dikenakan tarif Rp 20 ribu padahal biasanya hanya Rp 5 ribu saja.

“Pas rogoh saku ternyata pas dilihat nominal yang tertera pada kertas parkir untuk mobil Rp 20 ribu. Di situ saya langsung syok karena biasa kan cuma Rp 5 ribu,” tulisnya dalam postingan itu.

Ia pun menduga apakah tarif parkir menjadi sangat mahal karena kondisi Malioboro dan sekitarnya yang sedang ramai wisatawan. Sebagai warga Jogja ia pun mengaku malu melihat nominal karcis tersebut.

“Yang saya heran apakah semua nominal parkir untuk mobil di kawasan Malioboro dan sekitarnya senilai Rp20 ribu? Coba bayangkan itu kali berapa mobil saja,” ujarnya.

“Kasian yang para wisatawan. Dan pasti nanti ada saja yang ujung-ujungnya namanya juga kota wisata, tapi bagiku yang orang Jogja asli sungguh malu melihat nominal karcis ini,” lanjutnya lagi.

Dalam postingan tersebut ia pun mengunggah sebuah foto karcis parkir yang dimaksud.

“Karcis parkir Jln Ahmad Dahlan, Mobil Rp 20.000. Barang rusak/hilang ditanggung pemilik,” begitu yang tertulis di karcis tersebut.

Postingan tersebut hingga kini telah dibagikan lebih dari 1 ribu kali dan mendapatkan lebih dari 10 ribu komentar.

Tarif parkir di kawasan Malioboro.
(Facebook/Rena Deska Physio) Postingan warga Jogja yang keluhkan tarif parkir di kawasan Malioboro.

Warganet memberikan tanggapan mereka mengenai nominal parkir yang dianggap terlalu mahal. Mereka juga berharap pelaku parkir yang mematok harga tinggi segera ditertibkan.

“Tidak mas, itu bukan memarkir. Itu memalak secara halus dengan gaya,” jawab Murba Masesa.

“Coba Tulisan barang hilang di tanggung pemilik di ganti SELAMAT BERWISATA KAMI AKAN JAGA KENDARAAN DAN BARANG SEBAIK BAIK MUNGKIN,” komentar Andik Setiawan.

“Lama kelamaan kota Yogya-Malioboro sepi pengunjung dan wisatawan karena mhal mahal,” kata Ananda Alfarizi.

Reka Kumara
Reka Kumara

A reporter who focuses on entertainment and lifestyle, such as writing articles related to general facts, viral news, movies and celebrities.

 Education background: Medan Area University, Bachelor of Communication Science.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.