3 Dampak Buruk dari Paparan Blue Light Layar Gawai

LIMAPAGI – Teknologi yang kian berkembang, membuat perubahan semua aktivitas saat ini berubah menjadi serba digital. Dengan demikian kamu diharuskan menatap layar lebih lama, mulai dari scroll pesan, hingga membaca email di laptop kamu.

Dapat dikatakan bahwa sebagian besar dari kita menghabiskan banyak waktu menatap layar. Ternyata menatap layar terlalu lama dapat menyebabkan dampak yang buruk untuk mata.

Perlu diketahui bahwa sebuah gawai yang kamu miliki pasti memiliki sinar biru atau bluelight. Paparan sinar atau cahaya biru dari elektronik selalu dikaitkan dengan masalah kesehatan.

Mungkin sebagian orang menganggap bahwa paparan sinar biru berlebih dapat merusak kesehatan mata. Namun ternyata, tak hanya kesehatan mata, terlalu sering terpapar cara biru dapat memberikan dampak buruk lainnya.

Dilansir dari Webmd, Minggu, 30 Mei 2021 terdapat beberapa masalah pada tubuh yang disebabkan oleh paparan cahaya biru. Berikut beberapa masalah yang kamu hadapi ketika terlalu sering menatap layar.

1. Kesehatan mata

Salah satu masalah terbesar yang akan kamu temui jika menatap layar terlalu lama adalah melemahnya kesehatan mata. Cahaya biru dipercaya dapat meningkatkan risiko penyakit mata. Para ahli mengatakan bahwa mengatakan bahwa salah satu gejalanya adalah mata lelah.

2. Waktu tidur

Kebiasaan melakukan scrolling pada malam hari dapat menyebabkan kamu kurang tidur. Paparan cahaya biru dari gawai yang kamu miliki dapat mengacaukan siklus tidur kamu setiap hari. Kamu akan selalu bangun ketika adanya sinar biru yang menyala.

Dalam sebuah penelitian, sedikitnya 2 jam paparan cahaya biru di malam hari memperlambat atau menghentikan pelepasan hormon tidur melatonin. Mematikan perangkat digital Anda setidaknya 3 jam sebelum waktu tidur dapat membantu.

3. Meningkatkan risiko kanker

Paparan cahaya biru dapat meningkatkan risiko kanker tertentu. Dalam satu penelitian dijelaskan bahwa orang yang bekerja pada shift malam atau kerap menatap layar pada malam hari berisiko lebih besar terkena kanker payudara, prostat, dan kolorektal.

 

 

Gea Yustika
Gea Yustika

Gea yustika is a reporter Lifestyle Channel at Limapagi, focusing on Fashion and Beauty.

Education: Major of Communication Studies at Sultan Ageng Tirtayasa University.

She has experience in the media industry. Started from being a content writer and a journalist. Not only focusing on Lifestyle or content writing, but she also has experience in data journalism.

She started her career as a content writer Lifestyle Channel at Kumparan. She also had a career at Tempo.co and Journocoders Indonesia.

 

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.