Patok Harga Rp 20 Ribu, Belasan Jukir Liar di Makassar Ditangkap

LIMAPAGI- Polres Pelabuhan Makassar dan PD Parkir melakukan razia sejumlah juru parkir (Jukir) liar di kawasan New Makassar Mall, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Polisi sebut, sebanyak 15  jukir liar diamankan.

Belasan juru parkir liar diamankan karena memungut biaya retribusi parkir tak sesuai dengan tarif parkir yang dianjurkan oleh pemerintah. Mereka patok Rp20 ribu setiap kendaraan roda empat. Dan aksi mereka ini sempat tersebar dan viral di media sosial.

Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Makassar, Iptu Aspada mengatakan, belasan jukir di kawasan New Makassar Mal diamankan karena tidak mengantongi identitas atau kartu resmi dari PD Parkir. Bahkan, mereka juga memungut retribusi parkir tak sesuai dengan tarif yang ditentukan pemerintah.

“15 orang yang diamankan ini berdasarkan laporan adanya parkir liar. Mereka sengaja menaikkan biaya parkir di luar ketetapan pemerintah daerah,” kata Aspada, Kamis 29 April 2021.

Maraknya parkir liar dan pungutan di atas tarif yang sebenarnya, kata Aspada karena mereka memanfaatkan momen yaitu bulan Ramadan. Banyak masyarakat berkunjung di kawasan New Makassar Mal berbelanja keperluan bulan puasa.

“Mereka memanfaatkan momen. Dimana beraksi ketika mau perayaan hari raya Idul Fitri,” jelasnya.

Disebutkan Aspada, biaya retribusi parkir di Pasar untuk kendaraan roda dua, hanya bertarif Rp3 ribu, sedangkan mobil dengan tarif Rp5 ribu. Sehingga, dia mengimbau masyarakat, agar tidak memberikan biaya parkir bagi jukir yang tak memiliki id card dan karcis.

“Mereka menaikan sampai Rp15 ribu hingga Rp20 ribu untuk mobil, untuk motor Rp5 ribu sampai Rp10 ribu,” bebernya.

Atas perbuatannya, ke 15 jukir liar yang diamankan ini, selanjutnya akan dilakukan pendataan dan dibina. Polisi juga berjanji akan rutin menggelar razia untuk menekan pungutan liar pada jukir liar.

“Kita akan identifikasi lagi, kita akan lihat yang mana paling besar pelanggarannya. Apabila bisa kami jajaki pembinaan, namun ketika kami lihat dan memiliki cukup bukti untuk kita proses ke tindak pidana ringan, sebagaimana Perda tentang Parkir,” tegasnya.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.