DPR: Negara Jangan Sampai Berbisnis Vaksin Covid-19

LIMAPAGI – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Nevi Zuairina meminta pemerintah serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Farmasi tak menjadikan vaksin untuk rakyat sebagai ladang bisnis.

“Dan yang paling penting adalah negara jangan sampai berbisnis vaksin ini, dimana rakyat Indonesia sebagai pasarnya,” ujar Nevi saat rapat bersama Direktur Utama Bio Farma, Kimia Farma, dan Indo Farma, di Kompleks Parlemen, Selasa 30 Maret 2021.

Nevi mengingatkan program pengadaan vaksin merupakan upaya mempercepat penanggulangan Covid-19 bagi rakyat Indonesia.

Maka dari itu, pemerintah dan BUMN Farmasi harus fokus pada efisensi vaksin.

“Pemerintah dan seluruh instrumen pengendali Covid-19 termasuk BUMN Farmasi untuk fokus pada efikasi vaksin sinovac, vaksin nusantara dan vaksin gotong royong,” ucapnya.

Nevi menyampaikan tujuan yang telah disepakati bersama dalam program vaksinasi adalah mengurangi angka penularan dan kematian masyarakay karena pandemi Covid-19.

Caranya, kata dia melindungi kelompok masyarakat yang memiliki risiko infeksi tinggi seperti lansia, pelayan publik, dan tenaga kesehatan serta masyarakat umum dan pelaku ekonomi.

Tapi, Nevi mempertanyakan sistem pendataan, distribusi, pelaksanaan dan edukasi vaksinasi. Termasuk, kejelasan mengenai status vaksin Gotong Royong.

“Bagaimana arah kebijakan pemerintah terkait rencana vaksin Gotong Royong harus jelas dulu. Jika pemberian vaksin gotong royong hanya ditujukan kepada karyawan, maka seharusnya karyawan menerima vaksin secara gratis dari perusahaannya. Lantas bagaimana dengan keluarganya,” tuturnya.

Ia juga meminta pemerintah dapat memastikan program vaksinasi dapat berjalan lancar. Karena rakyat Indonesia menaruh harapan besar melalui kesuksesan program vaksinasi nasional agar pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.

“Saya berharap pada tata kelola vaksin ini tidak ada sedikitpun conflict of interest dari berbagai pihak. Semakin kecil penyelewengan proses pengelolaan vaksin ini, akan semakin besar harapan pandemi Covid-19 ini teratasi di negara Indonesia,” kata dia.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.