Kronologi Verifikasi Berkas KLB Demokrat di Kemenkumham

LIMAPAGI – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia secara resmi telah menolak berkas kepengurusan Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang. Menkumham Yasonna Laoly yang secara langsung mengumumkan penolakan tersebut.

“Pemerintah menyatakan permohonan pengesahan hasil KLB di Deli Serdang 5 Maret 2021 ditolak,” jelas Yasona dalam konferensi pers secara virtual pada Rabu, 31 Maret 2021.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada tanggal 16 Maret 2021 Menkumham menerima surat dari Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko dan senior Partai Demokrat Johny Allen Marbun bernomor 01/DPP.PD-06/III/2021. Moeldoko merupakan Ketua Umum Demokrat hasil KLB Deli Serdang.

Dalam pokok permohonan, pihak pemohon menyampaikan permohonan pengesahan hasil KLB Partai Demokrat di Deli Serdang Sumatera Utara pada 5 Maret 2021.

Pada tanggal 11 Marer 2021, berdasarkan pemeriksaan atau verifikasi tahap pertama, Menkumham memberitahukan kepada penyelenggara KLB Deli Serdang untuk melengkapi kekurangan dokumen yang dipersyaratkan. Dalam hal ini pihak penyelenggara KLB Deli Serdang pada 29 Maret memberikan sejumlah dokumen tambahan.

“Untuk memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 34 Tahun 2017 tersebut, telah memberi batas waktu yang cukup atau tujuh hari untuk memenuhi kelengkapan persyaratan dimaksud,” terang Yasonna.

Namun, Yasonna mengaku dari hasil pemeriksaan dan verifikasi terhadap seluruh kelengkapan dokumen dipersyaratkan, pihak KLB masih belum dapat melengkapi dokumen. Antara lain mengenai dokumen perwakilan DPD dan DPC, tidak disertai mandat dari Ketua DPD, DPC.

Sehingga, Yasonna memutuskan menolak permohonan pengesahan hasil KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara tertanggal 5 Maret 2021.

Padahal sebelumnya, Juru bicara KLB Demokrat Muhammad Rahmad mengaku telah mendaftarkan sejumlah berkas. Di antaranya dasar hukum pelaksanaan KLB, bukti keabsahan KLB Demokrat Deli Serdang, dan hasil KLB.

“Total berkas dan dokumen pendukung ada dua kontainer,” ucap Rahmad pada Rabu, 17 Maret 2021 lalu.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.