Gaji Tiap Bulan Sudah Dipotong Pajak, Kenapa Harus Lapor SPT?

LIMAPAGI – Terdapat Alasan utama mengapa setiap wajib pajak atau WP harus membuat laporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak, meski gaji yang diterima sudah dipotong pajak penghasilan setiap bulan oleh tempat di mana mereka berkerja. Hal utama yang mendasari pelaporan SPT itu dikarenakan peraturan perundang-undangan memerintahkan demikian.

Dikutip Limapagi.com, Rabu 31 Maret 2021, Sebagaimana yang tertuang dalam Undang Undang (UU) Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 16 Tahun 2009 (UU KUP) yang menyatakan, sistem perpajakan di Indonesia adalah Self Assesment.

Adapun yang dimaksud dalam sistem tersebut yaitu, negara mempercayakan kepada WP untuk mendaftarkan diri, menghitung, memperhitungkan, menyetor, dan melaporkan kewajiban pajak milik masing-masing individu.

SPT pajak sendiri merupakan sarana untuk WP memberikan tanggung jawabnya dengan melaporkan sendiri kewajiban perpajakan selama satu tahun yang wajib disetorkan kepada pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Selain itu ada alasan lain mengapa setiap orang yang berkerja atau pegawai harus melaporkan SPT miliknya. Pajak Penghasilan atau PPh untuk satu tahun pajak, dihitung ulang di akhir tahun. Dari hasil tersebut biasanya ditemukan perbedaan dari jumlah yang dipotong oleh perusahaan.

Perbedaan bisa berupa kekurangan atau kelebihan bayar. Adapun faktor utama yang menjadi penyebab perbedaan yaitu, pegawai bekerja pada lebih dari satu perusahaan, atau pegawai pindah kerja, tetapi tidak memberikan bukti potong PPh dari perusahaan lama ke perusahaan baru.

Sebagai tambahan informasi, DJP mengingatkan masyarakat untuk membayar Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak 2020 yang akan berakhir pada Rabu, 31 Maret 2021. Jika WP tidak atau telat melaporkan SPT, maka akan ada sanksi yang berlaku dikenakan terhadap WP.

Sesuai peraturan, sanksi yang dikenakan bisa berupa denda, bunga, dan sanksi pidana yang menjadi jalan terakhir untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak masyarakat Indonesia. ***

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.