Jangan Lupa! Hari Ini Batas Akhir Pelaporan SPT Pajak Pribadi

LIMAPAGI – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengingatkan masyarakat bahwa batas akhir pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak 2020, jatuh pada Rabu, 31 Maret 2021. Informasi tersebut disampaikan oleh DJP melalui akun media sosial resmi Ditjen Pajak.

“Ajak dan ingatkan orang-orang di sekitarmu karena hari ini hari terakhir untuk melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi,” dikutip dari lama Instagram @ditjenpajakri pada Rabu, 31 Maret 2021.

Berdasarkan catatan dari DJP, SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi yang termasuk wajib pajak warisan belum terbagi, memiliki kompensasi rentang waktu paling lama tiga bulan dari akhir tahun pajak atau setelah 31 Maret.

Seperti yang tertuang dalam ketentuan perundang-undangan perpajakan, SPT merupakan surat wajib pajak untuk melaporkan perhitungan pajak, penghasilan, harta, objek pajak, dan kewajiban pajak lainnya.

Sedangkan syarat untuk perlaporan, diperuntukan bagi mereka yang telah terdaftar sebagai Wajib Pajak (WP) sesuai dengan yang tercatat dalam Kepemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) setiap individu.

Cara menyampaikan SPT pajak dapat dilakukan dengan beberapa pilihan, antara lain dengan cara manual dan langsung mengurus ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sesuai dengan domisili, atau dapat melaporkan lansung melalui online.

Bagi masyarakat yang ingin melaporkan secara manual, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengisi formulir SPT seperti identitas, aset, nilai harta, dan cantuman nominal pajak.

Kemudian, mengambil nomor antrean untuk menyerahkan berkas kepada petugas, selanjutnya petugas akan memberikan bukti penyerahan SPT.

Sementara, untuk opsi daring pelaporan dilakukan melalui situs https://djponline.pajak.go.id. Peserta WP harus memiliki nomor e-FIN atau Electronic Filling Identification Number. Nomor e-FIN dapat diperoleh dengan mendatangi KPP atau secara online sesuai dengan ketentuan yang diberikan dari masing-masing KPP.

Setelah memiliki nomor e-FIN, buat akun dan login menggunakan NPWP dengan kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya. Simak dan jawab pertanyaan seperti yang diarahkan oleh KPP.

Setelah itu isi formulir sesuai dengan data yang dimiliki, kemudian WP akan menerima tanda bukti berupa SPT yang sudah berhasil dilaporkan. ***

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.