Indonesia Kecam Kudeta Myanmar 1 Hari Tewaskan 100 Warga

LIMAPAGI – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi melakukan kunjungan kerja ke Jepang. Dalam kunjungannya, Menlu Retno mengecam kudeta Myanmar yang telah menyebabkan 100 orang warganya meninggal dunia dalam satu hari.

“Indonesia mengecam keras pembunuhan lebih dari 100 orang di Myanmar pada 27 Maret 2021. Tindakan itu tidak bisa diterima,” kata Retno lewat akun Twitter @Menlu_RI, dikutip Rabu 31 Maret 2021.

Menlu Retno memandang negara-negara di Asia Tenggara perlu kembali menatap prinsip ASEAN Outlook. Ia mengatakan Indonesia membuka tangan untuk bekerja sama menjalankan ASEAN Outlook bersama negara-negara lain.

“Saya sampaikan kembali prinsip ASEAN Outlook on the Indo-Pacific, yaitu transparansi, keterbukaan, inklusivitas, dan kerja sama. Indonesia siap bermitra dengan semua negara dalam implementasi ASEAN Outlook,” imbuh Menlu Retno.

Selain membahas konflik di Myanmar, Menlu Retno yang melakukan kunker bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto juga membicarakan hubungan bilateral Indonesia-Jepang. Delegasi Indonesia itu bertemu Menlu Jepang Motegi Toshimitsu dan Menhan Jepang Kishi Nobuo.

Menlu Retno mengatakan, Indonesia dan Jepang sepakat menjalin kerja sama dalam bidang pertahanan. Kesepakatan tersebut diteken saat itu juga di Tokyo, Jepang, Selasa 30 Maret 2021.

“Saya juga menyaksikan penandatanganan perjanjian alih teknologi pertahanan antara Indonesia dan Jepang,” Menlu Retno

Menurutnya, menangani dampak pandemi yang sedang melanda dunia membutuhkan kerja sama antar-negara. Indonesia, kata Menlu Retno, terbuka terhadap kolaborasi tersebut.

“Di masa-masa yang penuh tantangan ini, dunia membutuhkan lebih banyak energi dan kerja sama yang positif,” tutur Menlu Retno. **

Nanda Febrianto
Nanda Febrianto

Nanda Febrianto is editor news for Limapagi.id. Nanda joined Limapagi in 2021 after spending more than years at offline-online media as a reporter and editor.

Education: Bachelor degree Faculty of Social and Political University of Pembangunan Nasional Yogyakarta.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.