Kominfo Sebut Hoaks Jadi Kendala Vaksinasi Covid-19

LIMAPAGI – Tenaga Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Donny Budi Utoyo mengatakan pihaknya berupaya memberantas penyebaran informasi bohong alias hoaks yang beredar di masyarakat. Salah satunya, mengklarifikasi hoaks terkait program vaksinasi Covid-19.

“Ada literasi digital, ada juga proses klarifikasi-klarifikasi,” ucap Donny dalam keterangan pers usai dialog ‘Hoax Dilawan Jangan Dibiarkan’, Selasa, 30 Maret 2021.

Pihaknya mencatat 150 hoaks terkait vaksinasi telah beredar di masyarakat. 113 di antaranya sudah diproses secara hukum oleh pihak kepolisian karena kata dia berdampak pada aspek kesehatan dan ekonomi masyarakat secara luas.

“Mari kita gunakan pasal-pasal hukum. Ada Kominfo yang bisa melakukan pemblokiran atau kepolisian yang memproses para pelaku pembuatan hoax,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Presidium Mafindo Septiadji Eko Nugroho menyebut menjamurnya hoaks di Tanah Air disebabkan berbagai faktor.

Misalnya literasi digital yang rendah dan kepercayaan masyarakat yang juga rendah terhadap otoritas kesehatan.

“Soal trust ini membutuhkan partisipasi semua elemen masyarakat dan juga khususnya dari pemerintah bagaimana komunikasi itu bisa lebih baik, lebih merangkul dan lebih menjelaskan,” katanya.

Menurutnya vaksinasi menjadi program prioritas utama pemerintah untuk menanggulangi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Ia berharap setiap elemen masyarakat turut berkontribusi menyukseskan dengan menerapkan ‘saring” sebelum ‘sharing’.

Dengan menyebarkan informasi yang benar dan terpercaya, maka program vaksinasi Covid-19 di Indonesia cepat selesai.***

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.