Bukan AHY Demisioner, Melainkan Moeldoko Ketum Abal-abal

LIMAPAGI – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat membantah tudingan kubu kongres luar biasa (KLB) yang menyebut kepengurusan Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Ketua Umum (Ketum) Demisioner.

Karena, kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra sudah jelas AHY merupakan Ketum dalam kepengurusan yang sah.

Hal tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Partai Politik (UU Parpol).

“Kepengurusan Partai Demokrat yang sah saat ini, berdasarkan UU Parpol dan sudah dikukuhkan dengan SK Menkumham tahun 2020, adalah kepengurusan Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono,” tutur Herzaky dalam keterangan tertulis, Selasa, 30 Maret 2021.

Justru, menurutnya kepengurusan maupun kepemimpinan Kepala Staf Presiden Moedoko hasil KLBlah yang patut disebut ilegal.

Apalagi, menurut Herzaky tak ada satupun pemilik suara sah kader Demokrat, baik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) maupun Dewan Perwakilan Cabang (DPC) yang mengusulkan KLB.

“Moeldoko itu Ketum abal-abal hasil KLB ilegal. Syarat sah untuk mengusulkan KLB, tidak terpenuhi sama sekali,” tuturnya.

Demokrat yang dipimpin Moeldoko menurut dia gagal memenuhi syarat-syarat untuk membuat KLB yang sah. Sehingga, Moeldoko Cs terus menebar kebohongan buat menutupi kegagalan tersebut.

“Saran kami kepada gerombolan Moeldoko, lebih baik miskin harta tapi punya harga diri, daripada kaya raya tapi berkhianat,” ucapnya.***

Nuranisa Hamdan
Nuranisa Hamdan

Journalist who focus on national issues, such as political, legal, criminal, and health.

Last education: Bachelor Degree of Communication in Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Bandung

Now join in Limapagi as a News Editor.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.