TP3 Tuntut Pemerintah-DPR Usut Ulang Kasus 6 Laskar FPI

LIMAPAGI – Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan Enam Laskar FPI (TP3) menuntut pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyelidiki kasus enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas ditembak polisi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Sebab, TP3 menilai belum ada upaya sungguh-sungguh dari pemerintah dan lembaga penegak hukum untuk menuntaskan kasus pembunuhan enam laskar FPI.

“Temuan dari TP3 memberikan keyakinan bahwa pembunuhan enam laskar FPI oleh aparat negara tidak dapat dikategorikan sebagai pembunuhan biasa atau sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM),” ujar surat yang ditandatangani Amien Rais dan Abdullah Hehamahua, Selasa, 30 Maret 2021.

Berikut tiga tuntutan yang disampaikan 10 dari 24 orang inisiator TP3 kepada Fraksi PKS DPR, Selasa, 30 Maret 2021.

1. Mengabaikan pelaksanaan pengkajian dan pemantauan laporan Komisi Nasional (Komnas) HAM yang diakui sebagai Laporan Penyelidikan atas peristiwa pembunuhan enam laskar FPI
2. Meminta Komnas HAM untuk melakukan penyelidikan kasus pembunuhan brutal laskar FPI sesuai perintah Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM
3. Meminta DPR untuk mengusung Hak Angket terhadap pemerintah, terutama agar Komnas melakukan penyelidikan atas pelanggaran HAM Berat atas pembunuhan enam laskar FPI.***

Nuranisa Hamdan
Nuranisa Hamdan

Journalist who focus on national issues, such as political, legal, criminal, and health.

Last education: Bachelor Degree of Communication in Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Bandung

Now join in Limapagi as a News Editor.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.