Ronaldo Dapat Pembelaan setelah Aksi Banting Ban Kapten

LIMAPAGI – Aksi banting ban kapten dari Cristiano Ronaldo pada laga melawan Serbia, Sabtu, 27 Maret 2021, begitu kontroversial.

Namun, CR7 masih mendapat pembelaan dari kakak perempuannya, Katia Aveiro.

Aksi pemain Juventus itu muncul sebagai bentuk kekecewaan terhadap keputusan wasit yang menganulir golnya pada injury time babak kedua.

Padahal, gol tersebut bisa memenangkan Portugal atas Serbia. Skor saat itu masih sama kuat 2-2. Wajar saja penyerang 36 tahun itu kesal dan melampiaskan kekecewaannya.

Setelah golnya dianulir, Ronaldo langsung keluar lapangan. Ia mengayunkan kedua tangan sebagai bentuk protes. Padahal, laga masih berlanjut dan ia sudah tak memedulikan.

“Cristiano adalah simbol Portugal. Portugal telah dirampok oleh skandal. Cristiano mencetak gol pada menit akhir dan itu bisa membawa kami kepada kemenangan.”

“Itulah yang membuat ia dan kami berontak. Ia segera memberi isyarat menggunakan tangannya untuk menunjukkan bahwa bola sudah melewati garis gawang sejauh 30 cm.”

“Ia kemudian menggelengkan kepala dan menganggap tak ada gunanya melanjutkan pertandingan. Bahkan sebelum wasit meniup peluit akhir, ia tetap pergi ke lorong pemain.”

“Melempar ban kapten adalah sikap dingin yang luar biasa,” kata Katia.

Katia menyebut bahwa aksi sang adik masih belum apa-apa. Ronaldo sebetulnya kepikiran melempar ban kapten ke muka wasit dan asistennya. ***

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.