Alasan Siaran Televisi Harus Diubah Jadi Digital

LIMAPAGI – Siaran televisi analog, bakal dikonversi menjadi digital. Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), ada lima urgensi terkait kebijakan tersebut.

Ini seperti diungkapkan Staf Khusus Kominfo, Rosita Niken Widiastuti. Dia menyebut konversi siaran televisi digital, salah satunya demi menciptakan tayangan berkualitas.

“Setidaknya ada lima urgensi dari penyiaran TV digital ini, yang pertama demi kepentingan publik untuk memperoleh penyiaran yang berkualitas,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Rabu, 31 Maret 2021.

Lebih lanjut, dasar perubahan tersebut, yakni efesiensi penggunaan frekuensi ini untuk mendorong ekonomi digital dari industri di era revolusi industri 4.0.

Berikutnya, berkaitan dengan adanya penataan frekuensi guna mendorong ekonomi dan industri digital.

Alasan penting yang keempat, berkaitan dengan ketersediaan digital deviden untuk alokasi frekuensi broadband 5G yang akan digunakan.

Dan terakhir, demi menghindari sengketa dengan negara tetangga yang disebabkan adanya intervensi  spektrum frekuensi di wilayah perbatasan.

Perlu diketahui, proses migrasi penyiaran TV dari teknologi analog ke digital ini juga dikenal dengan istilah Analog Switch Off (ASO).

Ahmad Muhajir
Ahmad Muhajir

Graduated from the Institute of Social and Political Sciences (IISIP), majoring in Political Science.

With a minimum of 6 years experiences as a journalist and freelance writer, he really cares about improving the quality of life of the community.

His previous works cover a wide range of topics such as science, technology, public policy, sports, gaming, or e-Sports.

Now at limapagi.id, Ajir is a reporter who focuses on national issues.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.