Pemerintah AS Tawarkan Bantuan ke Mesir untuk Evakuasi Kapal Ever Given

LIMAPAGI – Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah menawarkan bantuan kepada otoritas Mesir, untuk membuka kembali jalur transportasi laut di Terusan Suez. Sebagaiamana diketahui, beberapa hari ini publik dihebohkan dengan macet yang terjadi di sanan akibat kapal Ever Given tersangkut dalam posisi melintang,

Jalur laut Terusan Suez diketahui memegang peranan untuk 13 persen perdagangan maritim global, dan 10 persen pengiriman minyak. Namun, sejak Selasa, 23 Maret 2021 rute ini tak bisa dilalui oleh kapal lain akibat adanya angkutan kontainer laut Ever Given yang melintang.

Melalui keterangan tertulis, Sekretaris Gedung Putih Jen Psaki mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Joe Biden melihat sejumlah dampak potensial akibat insiden tersebut. “Beberapa dampak potensial pada pasar energi,” tulisnya seperti dikutip Limapagi.com, Senin, 29 Maret 2021.
Selanjutnya, sekretaris Gedung Putih itu menuturkan bahwa pihaknya saat ini sedang berkonsultasi dengan pemerintah Mesir.  Saluran bantuan ini dinilai Psaki sebagai langkah strategis untuk Washington karena kapal perang sekutunya sering menggunakan jalur itu untuk bergerak menuju Eropa, Timur Tengah, dan Asia.
Menurut penyedia jasa pengiriman Leth Agencies menuturkan ketika otoritas Mesir mencoba untuk membersihkan kanal, pemilik kapal dan operator memperdebatkan apakah akan ada perunahan rute kapal di sekitar ujung selatan Afrika yang berpotensi menambahnya durasi serta biaya operasi pelayaran.
Berdasarkan infromasi, pelabuhan Eropa juga tengah bersiap untuk kemacetan kapal apabila terjadi pengalihan pada sejumlah gerbang pelabuhan seperti Rotterdam dan Antwerpen, Belgia.
Sementara, Raksasa perkapalan AP Moeller-Maersk A/S mengatakan 22 kapalnya telah terpengaruh oleh tersedaknya kapal itu, termasuk dua yang kini dialihkan ke Cape of Good Hope.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post