PBSI Evaluasi Penampilan Pemain pada Orleans Masters 2021

LIMAPAGI – PP PBSI langsung melakukan evaluasi terhadap para pebulu tangkis yang tampil pada Orleans Masters, Prancis, 22-28 Maret 2021.

Pertama-tama, Rionny Mainaky, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, memberikan catatan kepada Putri Kusuma Wardani.

Tunggal putri Indonesia itu berhasil lolos sampai perempat final. Namun, pencapaian itu belum sesuai keinginan federasi.

Rionny menuturkan bahwa Putri belum konsisten dalam mengeluarkan kemampuannya. Pebulu tangkis 18 tahun tersebut juga kurang ngotot saat bertemu wakil Thailand, Busanan Ongbamrungpan.

“Untuk Putri, pada turnamen ini dia mengambil pengalaman dan menambah poin. Saya rasa itu cukup.”

“Namun, saya menyanyangkan segi permainan dia belum bisa tampil konsisten. Pada babak-babak awal ia bisa melewati.”

“Hanya saja, saat bertemu Busanan, Putri terlihat kurang maksimal. Saya tidak melihat ia lelah seperti saat latihan. Daya juangnya kurang,” kata Rionny.

Daya juang memang jadi sorotan Rionny. Tak cuma buat Putri, tapi seluruh pebulu tangkis yang bermain pada Orleans Masters.

Apalagi jika bertemu pemain papan atas, mental para wakil Indonesia langsung jatuh.

“Ini bukan hanya berlaku untuk Putri. Ini buat semua pemain yang turun kemarin. Ketika sudah bertemu dengan para pemain papan atas, penampilan harus konsisten.”

“Mulai dari serangan, bertahan, kontrol, dan tidak melakukan kesalahan sendiri. Soalnya, lawan sudah berpengalaman. Tekanan model apa pun harus siap,” ujar Rionny.

Menilik bahan evaluasi itu, PBSI akan memanggil para pelatih untuk berkoordinasi lebih lanjut. Termasuk membicarakan proyeksi bagi para pemain pelapis tersebut.

“Para pemain ini sudah lama sekali tidak bertanding. Kemarin mereka menunjukkan semangat bagus. Tidak memalukan.”

“Selanjutnya saya akan berbicara dengan pelatih-pelatih terkait proyeksi ke depan. Rencananya saya mau kirim mereka ke Spanyol Masters dan Australia Open pada Mei,” tutur Rionny.

Meski masih ada kekurangan, PBSI tetap melempar apresiasi kepada pebulu tangkis muda Indonesia tersebut.

Federasi hanya butuh memoles sedikit lagi agar mentan pemain apik saat berjumpa pebulu tangkis top.

Sebut saja ganda Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani dan Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela yang mencapai semifinal/

“Secara penampilan tim Indonesia di Orleans Masters cukup baik. Saya apresiasi penampilan mereka. Apalagi¬† beberapa lawan merupakan pemain top yang sedang mengejar poin Olimpiade.”

“Putri sampai ke delapan besar. Sabar/Rez dan Zachariah/Hediana ke semifinal. Sebenarnya peluang mereka itu ada, tapi mainnya kurang tenang,” kata Rionny pada Senin, 29 Maret 2021.

Wakil Indonesia tak ada yang berhasil membawa pulang gelar dari Orleans Masters. Babak semifinal merupakan pencapaian tertinggi. ***

KABAR LAINNYA

Discussion about this post