Terduga Teroris di Bekasi Dikenal Tetangga sebagai Sosok Pendiam

LIMAPAGI – Densus 88 Anti Teror Polri meledakan sisa bahan peledak aktif dari sebuah rumah di Jalan Raya Cikarang, Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Senin 29 Maret 2021, sekitar pukul 13.27 WIB. Dari pengerebekan tersebut diamankan seorang pria berinisial A.

Pria berinisial A yang ditangkap Densus 88, merupakan satu dari tiga orang penyewa rumah kontrakan seorang warga bernama Haji Jarim untuk dijadikan bengkel mobil bernama Bengkel Sinergy.

Ibu Boni (40) anak dari pemilik kontrakan Haji Jarim mengatakan, telah lama mengenal pria tersebut sebagai penduduk asli warga Cibarusah dan sebagai mekanik bengkel tersebut.

Menurutnya terduga A telah menggunakan tempat tersebut selama kurang lebih 4 tahun.

“Mengontrak sekitar empat tahun,” jelas Ibu Boni kepada Limapagi.com dilokasi penangkapan pada Senin, 29 Maret 2021.

Ibu Boni mengenal sosok pria berinisial A sebagai seorang yang pendiam. Rumahnya yang berdekatan sangat mudah memantau aktivitas pria berinisial A tersebut.

Selama ini pria berinisial A tersebut tinggal menetap atau tidur di lokasi kontrakan bengkel tersebut.

Ia nyaris tak pernah curiga  aktivitas pria tersebut, sebelum kaget mendengar kabar bahwa tempat keseharian bekerja menyimpan bahan peledak berupa bom.

“Apa mungkin dia sibuk sehari-hari Pak Haji kan ga curiga,”

“Katanya di rumah Pak Haji ada bom ibu kaget kan kirain teh diledakin gitu kan bomnya ibu lari ke sini udah penuh udah ga boleh ke sini ibu,” tuturnya.

Ibu Boni juga menuturkan, hingga kini, Haji Jarim pemilik kontrakan masih sangat terpukul atas penangkapan dan penggerekan yang dilakukan Densus 88 di kontrakan miliknya. Pemilik kontrakan tersebut belum bersedia dimintai keterangan lebih lanjut terkait rekam jejak pria berinisal A.

Salah seorang penyuplai spare part ke Bengkel Sinergy bernama Aris, juga tak curiga terhadap aktivitas pria berinisial A bersama kawannya.

Aris juga mengatakan bahwa aktivitas bengkel juga terlihat seperti bengkel biasa pada umumnya.

“Hanya sekadar ambil barang aja pagi. Toko sparepart aja,” pungkasnya.***

KABAR LAINNYA

Discussion about this post