3 Tingkatan Luka Bakar dan Cara Mengatasinya

LIMAPAGI – Luka bakar memiliki kategori dan tingkatannya. Pembagian kategori luka bakar berdasarkan tingkat keparahan dan kerusakan yang terjadi di kulit. Mulai dari kerusakan paling kecil hingga tingkat paling parah.

Kategori tingkatan luka bakar dibagi menjadi tiga kategori yaitu, luka bakar ringan, luka bakar sedang dan luka bakar tinggi.

Ketiga kategori luka bakar tersebut memiliki beberapa penyebab yang berbeda. Kemudian untuk penanganan, ketiga kategori luka bakar ini memerlukan penanganan yang berbeda setiap kategorinya.

Kemudian, gejala yang timbulkan luka bakar pun berbeda di setiap kategorinya. Menurut Healthline terdapat tiga kategori luka bakar yang dikategorikan dan dijelaskan seperti berikut.

Luka Bakar Ringan

Luka bakar ringan kerap kali terjadi disebabkan oleh terkena cairan panas, luka bakar kimiawi atau terkena nyala api dari korek api serta paparan sinar matahari berlebih. Gejala yang ditimbulkan untuk luka bakar tingkat satu ini adalah pada area luka tampak kemerahan namun tidak melepuh.

Luka bakar ringan menyebabkan kerusakan kulit yang sangat kecil, biasanya area luka bakar untuk tingkat pertama tak lebih dari 10 centimeter. Pada luka bakar tingkat ringan, luka berada pada lapisan atas kulit dan akan hilang seiring terlepasnya sel kulit dalam 7-10 hari.

Untuk menangani luka bakar ringan kamu dapat melakukan berbagai cara seperti merendam luka dalam air sejuk  selama lima menit atau lebih, mengonsumsi asetaminofen atau ibuprofen untuk meredakan nyeri, mengoleskan lidokain (anestesi) dengan gel atau krim lidah buaya untuk menenangkan kulit dan menggunakan salep antibiotik dan kain kasa longgar untuk melindungi area luka.

Luka Bakar Sedang

Luka bakar sedang atau luka bakar derajat dua, tingkatnya lebih serius dibanding dengan luka bakar ringan. Pada luka bakar kategori ini kerusakan kulit melampaui bagian lapisan atas kulit atau lapisan dermis, sehingga menyebabkan kulit melepuh dan menyebabkan kemerahan yang luar biasa. Kerap kali menghasilkan bentuk luka dengan benjolan yang berisi cairan. 

Untuk menyembuhkan luka bakar sedang diperlukan waktu yang lebih lama dari proses penyembuhan luka bakar ringan, diyakini untuk proses penyembuhan luka dengan tingkatan kedua diperlukan waktu lebih dari tiga minggu hingga luka tertutup. Waktu penyembuhan dan pengeringan luka dipengaruhi dengan seberapa besar luka bakar di kulit, semakin besar luka berarti semakin lama waktu tempuh sembuh luka.

Perawatan yang dapat kamu lakukan dalam upaya penyembuhan luka bakar tingkat dua hampir sama dengan luka bakar ringan. Namun, kamu perlu menghindari penggunaan kapas pada area luka.

Luka Bakar Berat

Kategori ini menjadi jenis kategori luka bakar dengan dampak yang paling parah. Tak jarang keadaan korban pada luka bakar tinggi memiliki tingkat kerusakan yang paling parah dan menyebar ke setiap lapisan kulit sehingga menghasilkan tampilan putih pada kulit manusia.

Meskipun luka bakar tinggi merupakan tingkatan luka bakar paling parah dan menghasilkan kerusakan kulit yang sangat luas, perlu kamu ketahui bahwa pada tingkatan ini korban tidak akan merasakan sakit berkat kerusakan saraf. Gejala luka bakar pada tingkatan ini adalah kulit korban cenderung berubah warna seperti warna lilin dan putih.

Untuk perawatan luka bakar pada tingkatan ini disarankan untuk tidak melakukan perawatan sendiri di rumah. Jika kamu atau anggota keluarga mengalami luka bakar tingkat tiga, kamu perlu langsung mendatangi IGD (Instalasi Gawat Darurat) untuk mendapatkan perawatan serius dari tim medis.***

Gea Yustika
Gea Yustika

Gea yustika is a reporter Lifestyle Channel at Limapagi, focusing on Fashion and Beauty.

Education: Major of Communication Studies at Sultan Ageng Tirtayasa University.

She has experience in the media industry. Started from being a content writer and a journalist. Not only focusing on Lifestyle or content writing, but she also has experience in data journalism.

She started her career as a content writer Lifestyle Channel at Kumparan. She also had a career at Tempo.co and Journocoders Indonesia.

&

KABAR LAINNYA

Discussion about this post