Keinginan Revans Zachariah/Hediana saat Jumpa Denmark

LIMAPAGI-  Langkah ganda campuran Indonesia, Zachariah Josianho Sumanti/Hediana Julimarbela, terhenti pada semifinal Orleans Masters 2021.

Mereka disingkirkan pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, dengan rubber game 13-21, 21-18, dan 16-21 pada Sabtu, 27 Maret 2021.

Penampilan mereka terbilang tak mengecewakan mengingat hampir satu tahun tidak bertanding pada turnamen internasional.

“Kami merasa level permainan terus meningkat. Kami ingin melangkah terus untuk mengejar senior-senior kami.”

“Untuk evaluasi, yang paling penting harus lebih tenang dan tidak terlalu menggebu-gebu saat di lapangan. Selain itu, kecepatan dan tenaga kami juga harus ditambah,” kata Zachariah dikutip dari laman PBSI.

Pertandingan melawan Mathias/Alexandra berjalan cukup ketat. Zachariah mengakui bahwa faktor kekalahan dari pasangan Denmark ialah kurang tenang.

“Kami main terlalu terburu-buru. Saya terlalu kontrol bola malah jadi error. Sebenarnya ada kesempatan menang, tapi kami emosi dan kadang masih terlalu menggebu-gebu.”

“Kalau ketemu mereka lagi, saya yakin bisa balas,” ujar Zachariah.

Sebelum terhenti pada semifinal, Zachariah/Hediana sudah menyingkirkan dua wakil Denmark pada babak 32 besar dan 16 besar.

Pada babak 32 besar, Zachariah/Hediana menghentikan perlawanan Kristian Hohldt Kramer/Amalie Cecilie Kudsk dua set langsung 21-18 dan 21-19.

Lantas, pada babak 16 besar, Zachariah/Hediana kembali melawan pasangan Denmark. Saat itu mereka menyingkirkan Jeppe Bay/Sara Lundgaard dengan dua set 21-17 dan 21-15.

Lolos ke perempat final, Zachariah/Hediana ditunggu lawan asal Selandia Baru, Olivier Leydon-Davis/Anona Pak.

Pertandingan berjalan ketat. Mereka berhasil menyingkirkan Oliver/Anona dengan skor 21-11 dan 23-23 (retired). Pasangan Selandia Baru itu menyerah lantaran Anona mengalami cedera.

Sayang, langkah Zachariah/Hediana terhenti pada semifinal turnamen BWF Super 100 tersebut.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post