Kasus Covid-19 di Jakarta per 13 Januari 2022 Naik 478, Total 869.089 Orang

LIMAPAGI - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat kasus positif Covid-19 di Ibu kota bertambah 478 orang per Kamis, 13 Januari 2022. Angka ini mengalami kenaikan dibanding penambahan kasus 12 Januari 2022 yakni 412 orang.

Kasus positif harian di Jakarta mencapai puncaknya pada 12 Juli 2021, yang mana saat itu kasus positif Covid-19 bertambah 14.619 orang dalam 24 jam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan dengan penambahan ini total kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta menjadi 869.089 kasus. Sementara, total jumlah kasus aktif saat ini sebanyak 2.936 orang yang masih dirawat atau isolasi.

Baca Juga: Transmisi Lokal Omicron di DKI Jakarta Capai 17,9 Persen dari 498 Kasus Covid-19

Pertambahan kasus positif Covid-19 tersebut diketahui setelah dilakukan tes polymerase chain reaction (PCR) pada 14.396 spesimen.

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 13.820 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 478 positif dan 13.342 negatif," kata Dwi dalam keterangan tertulis Kamis, 13 Januari 2022.

Dari 47.300 orang yang melakukan tes antigen, hasilnya 90 positif dan 47.210 negatif. Hanya saja, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena perlu konfirmasi ulang dengan PCR.

Ia memaparkan berdasarkan data Dinkes DKI dari total kasus positif Covid-19, 852.563 dinyatakan sembuh dengan persentase 98,1 persen.

Sedangkan jumlah orang yang meninggal dunia karena Covid-19 sebanyak 13.590 orang, dengan persentase tingkat kematian 1,6 persen. Jumlah tersebut 3,4 persen dari tingkat kematian Indonesia.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Jakarta per 12 Januari 2022 Bertambah 412 Orang

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 3,0 persen dan persentase kasus positif secara total sebesar 10,9 persen.

Adapun jumlah total vaksinasi dosis pertama saat ini 12.026.344 orang atau 119,3 persen serta total dosis kedua mencapai 9.355.732 orang atau 92,8 persen.

KABAR LAINNYA