Wall Street Ditutup Bervariatif Usai The Fed Pertahankan Suku Bunga

LIMAPAGI – Wall Street ditutup beragam pada Rabu waktu setempat (Kamis pagi, 29 Juli 2021 WIB), setelah Federal Reserve mengatakan pemulihan ekonomi AS tetap di jalurnya. Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral masih jauh dari mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga.

Indeks Dow Jones Industrial Average terpangkas 127,59 poin atau 0,36 persen, menetap di 34.930,93 poin. Indeks S&P 500 menyusut 0,82 poin atau 0,02 persen, menjadi ditutup pada 4.400,64 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir melonjak 102,01 poin atau 0,70 persen, menjadi 14.762,58 poin.

Baca Juga: Wall Street Menguat! Antusias Jelang Laporan Keuangan Amazon dan Apple

Nasdaq berakhir lebih tinggi dan saham induk perusahaan Google Alphabet Inc mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Hal itu karena adanya lonjakan belanja iklan yang membantu membukukan rekor hasil kuartalan. Saham berakhir melambung 3,2 persen.

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor kebutuhan pokok konsumen merosot 0,87 persen, memimpin penurunan. Sementara itu, sektor energi menguat 0,97 persen, melampaui sektor-sektor lainnya.

Dalam konferensi pers setelah rilis pernyataan kebijakan baru dari The Fed, Powell juga mengatakan pasar kerja AS masih memiliki beberapa aspek untuk dibahas, sebelum menarik kembali dukungan ekonomi yang diberikan bank sentral AS pada musim semi 2020 untuk melawan guncangan ekonomi akibat pandemi virus corona.

Tepat setelah pernyataan Fed, indeks S&P 500 membalikkan sedikit penurunan meskipun masih berakhir sedikit lebih rendah pada hari itu.

Investor khawatir tentang bagaimana kenaikan inflasi dan lonjakan kasus COVID-19 dapat memengaruhi rencana bank sentral untuk mulai menarik stimulusnya.

Bank sentral juga mengatakan bahwa inflasi yang lebih tinggi tetap merupakan hasil dari faktor sementara. The Fed mempertahankan suku bunga acuan mendekati nol dan tidak mengubah program pembelian obligasinya.

Shanies Tri Pinasthi
Shanies Tri Pinasthi

Shanies is an assistant editor at Limapagi. She handles news around the economy.&

Previously, she was an assistant editor/assistant producer at Warta Ekonomi.&

Shanies started his career in media as an economic and national reporter for data-based media, Validnews.id

KABAR LAINNYA

Discussion about this post