Data eHAC Diduga Bocor, Kemenkes Pastikan Tak Terkait PeduliLindungi

LIMAPAGI - Sebanyak 1,3 juta data yang terdaftar di aplikasi Electronic Health Alert Card (eHAC) milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diduga bocor. Data-data di dalamnya terdiri dari informasi pribadi masyarakat, seperti nama lengkap dan NIK.

Sebagai informasi, eHAC merupakan aplikasi perizinan untuk syarat menggunakan transportasi udara selama masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Aplikasi PeduliLindungi Telah Diunduh 31 Juta Pengguna

Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, Anas Mas’ruf mengatakan, dugaan kebocoran data terjadi di aplikasi Indonesia Health Alert Card atau eHAC yang lama.

"Dugaan kebocoran tidak terkait dengan aplikasi eHAC di aplikasi PeduliLindungi. Ini terjadi di aplikasi eHAC lama. Saat ini tengah dilakukan investigasi dan penelusuran lanjut atas informasi dugaan kebocoran," ujarnya, dalam konferensi pers, Selasa (31/8/2021).

Lebih lanjut, Anas menjelaskan, aplikasi eHAC yang lama sudah tidak digunakan sejak 2 Juli 2021. Kebijakan tersebut sesuai dengan surat edaran dari Menteri Kesehatan nomor  HK.02.01.Menkes/847/2021, mengenai digitalisasi dokumen kesehatan bagi pengguna transportasi udara yang terintegrasi dengan PeduliLindungi.

Kemenkes memastikan, aplikasi eHAC yang lama sudah dinonaktifkan sebagai upaya mitigasi. Artinya, eHAC yang digunakan sekarang adalah yang sudah terintegrasi di dalam aplikasi PeduliLindungi.

“Untuk eHAC di PeduliLindungi servernya. Infrastrukturnya ada di pusat data nasional dan terjamin pengamanannya dengan didukung Kominfo maupun BSSN,” imbuh Anas.  

Baca Juga: Terintegrasi, Pengguna KAI Tak Perlu Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk tak lagi menggunakan aplikasi lama tersebut dan segera menghapusnya.

"Masyarakat diimbau untuk menghapus aplikasi eHAC lama dan mengunduh aplikasi PeduliLindungi," pungkasnya.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.