Wamenkeu Ungkap Subsidi Gaji Digunakan Pekerja untuk Belanja Pangan

LIMAPAGI - Pemerintah mulai menyalurkan subsidi gaji atau bantuan subsidi upah (BSU) ke para pekerja. Bantuan yang diterima Rp1 juta itu mayoritas digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup pekerja.

"Ini menurut survei bersama Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Sekretariat Wakil Presiden," ujar Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dikutip dari Antara, Sabtu 31 Juli 2021.

Baca Juga: Indef: Besaran Subsidi Gaji Tak Bisa Penuhi Kebutuhan Dasar Pekerja

Dia menyebutkan, survei tersebut dilakukan kepada 1.798 orang di 90 kabupaten/kota di 34 provinsi pada 24 Maret 2021-5 Mei 2021. Selain itu, survei turut menunjukkan 56,4 persen penerima BSU adalah Pekerja Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau pekerja kontrak dan rata-rata memiliki gaji pokok Rp2,9 juta, atau penghasilan keseluruhannya (termasuk tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap, lembur, serta tunjangan lain) sebesar Rp3,5 juta.

Kemudian, tambah dia, sebanyak 91,1 persen peserta program tercatat menggunakan bantuan untuk belanja pangan dan hanya 6,9 persen digunakan untuk menabung. Sementara itu, 62 persen peserta penerima mengaku sempat mengalami kesulitan dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari di masa awal Covid-19.

Baca Juga: Menaker Kantongi Data Subsidi Gaji, Ini Skema Penyaluran Dananya

"Maka dari itu pada akhirnya BSU ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa pandemi," ucap Suahasil.

Adapun rata-rata penurunan pendapatan pekerja penerima BSU dibandingkan sebelum pandemi sekitar Rp1,3 juta atau 26,1 persen dari total pendapatan. Di sisi lain, Suahasil menjelaskan, penerima BSU merupakan kelompok masyarakat yang belum menerima program bantuan sosial rutin 25 persen keluarga dengan kondisi sosial ekonomi terbawah, seperti Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan (PKH), hingga kartu sembako.

Ranto Rajagukguk
Ranto Rajagukguk

Educational background: Institute of Social and Political Sciences Jakarta, BA in Communication Studies (Journalism). Currently working at Limapagi as a Business Editor. 

Working in the media world since 2011 as an economic and business journalist. He focuses on writing real sector, specially industry, trades, agriculture, maritime, also energy and mining. 

He started his career at Koran Jakarta and then moved to Inilah.com. Then he worked as an assistant editor at Okezone.com and transferred to iNews.id as an editor.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.