Ridwan Kamil: Pandemi di Jabar Membaik, Keterisian RS Rujukan 60.19 Persen

LIMAPAGI - .Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengklaim kondisi pandemi Covid-19 di wilayahnya sudah membaik setelah PPKM Darurat dan PPKM Level 3 dan 4.&

Tetapi, kondisi Jabar belum bisa kembali membaik dan bisa dikendalikan seperti sebelum libur Lebaran panjang dan Covid-19 varian delta masuk.&

"Situasi sudah membaik tapi belum terkendali sepenuhnya," ungkap Ridwan Kamil dalam jumpa pers virtual, Kamis 29 Juli 2021.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menjelaskan, penurunan situasi dari pandemi ini, terlihat dari menurunnya angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 dan tempat tidur di pusat isolasi di desa dan kelurahan.

Menurut data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jabar, kata Ridwan Kamil, saat ini tingkat BOR rumah sakit berada diangka 60.19 persen.&

Catatan ini dinilai turun jauh, dibandingkan puncak lonjakan kasus pada Juni mencapai 91 persen.

Untuk angka keterisian di pusat isolasi, saat puncaknya dari 14.000 tempat tidur terpakai 60 persen. Sedangkan sekarang hanya 33,5 persen.

"Sementara untuk kasus aktif (positif Covid-19) masih fluktulatif, amsih bercampur dengan kasus lama. Trend masih tercampur kasus lama yang berada di data pemerintah pusat. Masih belum dapat disimpulkan trendnya turun. Soalnya data dari kabupaten kota masuk lebih dulu ke pusat baru ke provinsi," bebernya.

Melansir data dari Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Pemerintah Provinsi Jabar (Pikobar) kasus positif Covid-19 sampai 28 Juli 2021, tercatat
590.392 kasus. Meninggal sebanyak 8.886 orang dan sembuh 453.625 orang.
&

KABAR LAINNYA

Discussion about this post