PPKM Level 3 saat Nataru Batal, Berikut Aturan Perjalanan yang Berlaku

LIMAPAGI - Beberapa waktu lalu, Pemerintah Indonesia merumuskan adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh Indonesia saat libur Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Namun ternyata peraturan tersebut telah dibatalkan secara resmi oleh pemerintah yang diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Dalam sebuah konferensi pers, Luhut mengatakan PPKM Level 3 tidak akan diterapkan merata selama Nataru. Namun, peraturan pengetatan guna mencegah peningkatan angka Covid-19 akan tetap diberlakukan.

"Pemerintah memutuskan untuk membuat kebijakan yang lebih seimbang dengan tidak menyamaratakan perlakuan di semua wilayah menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan PPKM level 3 pada periode Nataru pada semua wilayah," ujar Luhut dalam keterangan tertulis yang diterima Limapagi, Selasa 7 November 2021.

Baca Juga: Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 di Seluruh Indonesia saat Nataru

Dibatalkannya PPKM Level 3 karena menurut Luhut penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia menunjukkan perbaikan yang signifikan dan terkendali pada tingkat yang rendah.

Meski demikian, Luhut menekankan bahwa Pemerintah Indonesia akan tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat munculnya varian baru Omicron yang sudah dikonfirmasi di beberapa negara.

Pengetatan yang dimaksud Luhut pertama dalam hal perjalanan domestik dan internasional.

“Syarat perjalanan akan tetap diperketat, terutama di perbatasan untuk penumpang dari luar negeri. Namun kebijakan PPKM di masa Nataru (Natal dan Tahun Baru) akan dibuat lebih seimbang dengan disertai aktivitas testing dan tracing yang tetap digencarkan,” terang Menko Luhut Binsar Pandjaitan.

Tak hanya peraturan perjalanan untuk pengunjung luar negeri, selama libur Nataru pemerintah juga akan memperketat kembali peraturan perjalanan dalam negeri. Berikut ini beberapa peraturan perjalanan baik dalam dan luar negeri selama libur Nataru.

  • Bagi penumpang dari luar negeri hasil tes PCR negatif maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan
  • Melakukan karantina selama 10 hari di Indonesia bagi seluruh pengunjung dari luar negeri
  • Perjalanan jarak jauh dalam negeri wajib vaksinasi lengkap dan hasil antigen negatif maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.
  • Untuk orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap ataupun tidak bisa divaksin karena alasan medis, tidak diizinkan untuk bepergian jarak jauh.
  • Anak-anak dapat melakukan perjalanan, tetapi dengan syarat PCR yang berlaku 3×24 jam untuk perjalanan udara atau antigen 1×24 jam untuk perjalanan darat atau laut.

Baca Juga: Sandiaga Uno Larang Tempat Wisata Gelar Acara Perayaan Tahun Baru 2022

Selain itu, guna menekan angka penyebaran Covid-19 selama periode Nataru, pemerintah juga menerapkan pelarangan seluruh jenis perayaan Tahun Baru di hotel, pusat perbelanjaan, mall, tempat wisata, dan tempat keramaian umum lainnya.

Sementara untuk operasional pusat perbelanjaan, restoran, bioskop dan tempat wisata hanya diizinkan dengan kapasitas maksimal 75 persen dan hanya untuk orang dengan kategori hijau di aplikasi Peduli Lindungi.

KABAR LAINNYA