KPK Dalami Oknum Ngaku Pegawai Minta Uang ke Eks Bupati Kuansing

LIMAPAGI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami informasi eks Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Mursini, yang memberikan uang kepada oknum pegawai lembaga antirasuah. 

Pelaksana Tugas (Plt) Jubir Bidang Penindakan KPK Ali Firki mengatakan, informasi itu diperoleh berdasarkan isi dakwaan perkara Mursini.

"Inspektorat KPK telah bergerak dan menindaklanjuti informasi ini secara serius dengan berkoordinasi bersama pihak Kejaksaan Tinggi Riau untuk menggali lebih detail informasi awal ini, guna mengungkap siapa sebenarnya oknum yang mengaku sebagai pegawai KPK tersebut," kata Ali lewat keterangan tertulisnya, Rabu, 15 September 2021.

Baca Juga: Terungkap! Azis Syamsuddin Suap Eks Penyidik KPK Rp3,6 Miliar untuk Urus Kasus

Ali menyampaikan, pihaknya telah meminta Pengadilan Negeri Pekanbaru untuk mengikuti sidang pemeriksaan Mursini yang akan digelar pada beberapa pekan ke depan secara daring.

"Sejauh ini, KPK baru memperoleh informasi mengenai ciri fisik oknum dimaksud yang masih bersifat umum dan abstrak. Bahkan, dari keterangan para saksi pun, belum diketahui nama dari orang yang mengaku sebagai pegawai KPK tersebut," ucapnya.

Inspektorat KPK, kata Ali, juga terus memeriksa di unit-unit internal. Perjalanan dinas pegawai ke wilayah Riau, Pangkal Pinang, dan sekitarnya pada rentang waktu 2016-2017 juga dicek kembali.

"Meskipun peristiwanya telah lampau yaitu di tahun 2017, kami sekali lagi sampaikan bahwa KPK sangat serius untuk memastikan pelaksanaan tugas pemberantasan korupsi oleh insan KPK dilakukan secara profesional dan tidak menyalahi kaidah-kaidah hukum," ujar Ali.

Ali berharap, pihak terdakwa juga bisa membantu KPK untuk mengungkap secara terang mengenai kronologi, positioning oknum dalam perkara ini, dan ciri-ciri fisik yang lebih spesifik.

Selain itu, KPK juga meminta kepada semua pihak untuk selalu waspada terhadap oknum yang mengaku-ngaku sebagai pihak KPK dan menjanjikan dapat mengurus suatu perkara.

"Hal ini sudah kerap terjadi dan banyak memakan korban. KPK dan penegak hukum lainnya pun telah beberapa kali menangkap para pelakunya," tutur Ali.

Baca Juga: Eks Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju Didakwa Terima Suap Rp11,5 Miliar

Lebih lanjut, bila menemui atau mengetahui adanya kejadian serupa, masyarakat diimbau segera melapor ke KPK melalui call center 198.

"Atau melaporkannya kepada aparat penegak hukum setempat agar modus penipuan maupun pemerasaan seperti ini tak kembali terulang," katanya.

Axel Joshua Halomoan Raja Harianja
Axel Joshua Halomoan Raja Harianja

Axel joined Limapagi.id since March 2021. Axel has duties as a reporter and assistant editor.

At Limapagi.id, Axel focuses on handling national issues, especially law issues.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.