DPRD Jabar Minta Program Petani Milenial Perhatikan Ketersediaan Lahan

LIMAPAGI -Anggota Komisi II DPRD Jabar, Ahmad Hidayat mengungkapkan beberapa hal teknis yang perlu di perhatikan dalam program petani milenial besutan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

Salah satu yang harus diperhatikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar adalah ketersediaan lahan.

"Karena memang menciptakan petani tinggal di desa rezeki kota itu bukan perkara mudah, ada kendala kendala lahan dan sebagainya," ujar Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Kamis 29 Juli 2021.

Namun, Hidayat mengapresiasi program tersebut karena  dinilai mampu menciptakan generasi petani produktif baru yang berdampak pada ketahanan pangan di Jabar. 

Menurutnya, berkurangnya petani di Jabar diakibatkan oleh alih fungsi lahan sehingga para petani memilih beralih profesi.

Regenerasi petani menjadi target utama untuk kembali meningkatakan ketahanan pangan di Jabar.

"Ke depan kalau ini tidak diantisipasi Jabar akan menghadapi kelangkaan petani. Jadi tujuanya petani milenial ini selain regenerisasi juga untuk ketahanan pangan," ucap Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Kamis 29 Juli 2021.

Hidayat juga menyoroti, program petani milenial tanaman hias yang baru-baru ini diresmikan. Hal tersebut dinilai lebih efektif dapat mengantisipasi keterbatasan lahan yang selama ini menjadi kendala.

"Lahan 2000 meter bisa menghasilkan penghasilan Rp4 juta sebulan bagi petani. Saya kira programnya sudah cukup baik untuk awal. Ke depan kita perlu perbaiki bersama-sama," tuturnya.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post