Viral Video Bocah Tendang Nenek, Dinsos Kabupaten Pati Turun Tangan

LIMAPAGI - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pati bergerak cepat menindaklanjuti video bocah tendang nenek di Desa Blaru, Kecamatan Pati Kota. Sebagai langkah lanjutan, Dinsos Kabupaten Pati&akan melakukan pendampingan psiklologis pada anak tersebut.

Kabid Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos Pati, Etik Tri Hartanti mengungkapkan, prilaku kekerasan yang dilayangkan anak tersebut pada neneknya dilakukan bukan tanpa sebab. &Anak tersebut diyakini memiliki rentetan kisah yang membuat berprilaku seperti itu.

Etik mengungkapkan anak itu memiliki nasib yang kurang beruntung. Bocah 10 tahun itu kurang kasih sayang dari orang tunya yang sudah bercerai.

Ibunya diketahui bekerja sebagai seorang pengemudi ojek online di Kota Semarang. Pekerjaannya tersebut, menyita waktunya untuk menyalurkan perhatian dan kasih sayang pada anaknya.

Sementara Ayah anak tersebut, tinggal di daerah Pucakwangi, Pati. Tak tinggal seatap, membuat anak ini kekurangan curahan kasih sayang dari ayahnya.

Sehari-hari, dia tinggal dan dirawat oleh nenek dari ibunya. Mereka hidup dan menempati sebuah rumah sederhana di Desa Blaru, Kecamatan Pati Kota.

"Dia juga korban bullying di sekolah. Sampai-sampai siswa kelas 5 SD ini harus pindah sekolah karena tak tahan dengan aksi bullying yang dilancarkan teman-temannya," ungkap Etik saat berkunjung ke rumah bocah viral tersebut, Sabtu, 30 Oktober 2021.

Etik menilai hal inilah yang membuat bocah tersebut akhirnya berprilaku kasar. Tekanan batin yang dialaminya, membuat bocah tersebut mudah tersulut dan melapiaskan emosinya ke orang terdekatnya.

"Bulliying bisa membuat prilaku anak menjadi kasar. Karena tertekan dan tidak bisa menyalurkan emosi membuatnya melampiaskan kepada orang terdekat," jelas Etik.

Audiensi bersama keluarga dan Pemerintah Desa pun dilakukan Dinsos Pati untuk mencari solusi terbaik dalam menangani anak tersebut. Hasil audiensi yang dilakukan, dicetuskan upaya pendampingan dan rehabilitasi mental pada nak tersebut.

"Senin besok kedua orang tua anak ini kami undang untuk audiensi lagi di Balai Desa," tuturnya.


&

KABAR LAINNYA

Discussion about this post