PPKM di Luar Pulau Jawa-Bali Diperpanjang, Tak Ada Lagi Daerah di Level 4

LIMAPAGI - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim tidak ada lagi kabupaten atau kota di luar Pulau Jawa dan Bali yang berada di level 4 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal tersebut, setelah terjadi perbaikan signifikan recovery rate (tingkat kesembuhan) dan case fatality rate (tingkat kematian) serta penurunan kasus aktif &di sejumlah kabupaten atau kota.

"Daripada level asesmen pandemi di luar Jawa terjadi perbaikan signifikan, di mana kabupaten atau kota di level 4 sudah mencapai 0," ujar Airlangga dalam keterangan pers seperti dikutip dalam YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, 19 Oktober 2021.

Ia mengatakan penurunan level tersebut, karena ada tiga kabupaten atau kota yang mengalami perbaikan di luar Pulau Jawa dan Bali, yaitu Kabupaten Bangka, Kabupaten Bulungan, dan Kota Tarakan.

Dari semula level 4 PPKM, tiga kabupaten atau kota tersebut kini membaik dan berada di level 3 PPKM. Selanjutnya, tiga kabupaten atau kota lain mengalami penurunan dari level 3 ke level 2 yaitu Kabupetn Pidie, Kota Padang, dan Kota Banjarmasin.

Baca Juga: Kini 27 Daerah Berstatus PPKM Level 1, Cek Daftarnya!

Seiring dengan perkembangan kasus tersebut, menurutnya ada 77 kabupaten atau kota yang sudah mencapai level 1 PPKM.

Airlangga juga menjelaskan evaluasi penurunan level PPKM per 16 Oktober 2021 jika dibandingkan antar provinsi.

Hasilnya, 27 provinsi tidak ada di level 4, satu provinsi di level 3 yaitu Kalimantan Utara, 23 provinsi di level 2 serta tiga provinsi di level 1, yaitu Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Kepulauan Riau.

Selain itu, ia mengungkapkan evaluasi penurunan level per pulau berdasarkan recovery rate, case fatality rate, dan penurunan kasus aktif. Pertama, Sumatera recovery rate 95 persen dan case fatality rate 3,56 persen serta penurunan kasus aktif 95,64 persen.

Kemudian, Nusa Tenggara recovery rate 97,05 persen, case fatality rate 2,34 persen, dan penurunan kasus aktif 95,66 persen. Di Kalimantan recovery rate mencapai 96,27 persen, case fatality rate 3,16 persen, dan penurunan kasus aktif 95,84 persen.

Sedangkan Sulawesi recovery rate 96,46 persen, case fatality rate 2,63 persen, dan penurunan kasus aktif sebesar 93,69 persen. Sementara itu, Maluku maupun Papua recovery rate 95,84 persen, case fatality rate 1,75 persen, dan penurunan kasus aktif sebesar 89,27 persen.

Baca Juga: Ada 5 Aturan Baru PPKM, dari Kapasitas Bioskop sampai Arena Bermain

Atas hal tersebut, menurutnya di luar Pulau Jawa dan Bali PPKM level 1 ada di 18 kabupaten atau kota, yaitu Sumbawa Barat, Natuna, Minahasa Tenggara, Mahakam Ulu, Lombok Barat, Ternate, Sibolga, Padang Panjang, Metro, Batam, Kepulauan Talaud, Kepulauan Anambas, Karimun, Halmahera Tengah, Gorontalo Utara, Bone Bolango, Bintan, dan Bengkulu Tengah

Sisanya, PPKM level 2 ada di 157 kabupaten atau kota, dan level 3 ada 211 kabupaten kota.

Dari catatan perbaikan di kabupaten atau kota, provinsi maupun antar pulau di luar Jawa dan Bali, menurut dia pemerintah memutuskan perpanjangan PPKM.

"Perpanjangan tadi sisampaikan kepada Bapak Presisden dan disetujui untuk di luar Jawa dan Bali, 19 Oktober sampai 8 November dalam 3 minggu dengan evaluasi tetap dilakukan setiap minggu," katanya.

Evaluasi tersebut, kata Airlangga berdasarkan level asesmen Kementerian Kesehatan dan satu faktor terkait dengan capaian vaksinasi dosis pertama kurang dari 40 persen di kabupaten atau kota.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post