Banjir dan Longsor Terjang Jayapura, Wapres Minta BNPB & Kemensos Bergerak Cepat

LIMAPAGI - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial (Kemensos) segera mengambil langkah cepat dalam menanggulangi dampak banjir disertai longsor di Jayapura, Papua.

Wapres juga meminta TNI dan Polri ikut bersinergi dalam penanggulangan dampak bencana agar masyarakat yang terdampak bisa segera tertangani.

"Agar masyarakat yang terdampak langsung bencana tersebut dapat tertangani dengan baik," kata Ma'ruf Amin di Palu, Jumat, 7 Januari 2022.

Baca Juga: BPBD Papua Dirikan Posko dan Dapur Umum untuk Korban Banjir Jayapura

Melansir Antara, Wapres Ma'ruf meminta kepada seluruh stakeholder terkait, selain berfokus pada penanggulangan bencana jangka pendek, upaya preventif jangka panjang dalam penanggulangan bencana juga menjadi perhatian.

Menurutnya, langkah antisipasi dari jauh-jauh hari terhadap sumber-sumber potensial yang menjadi penyebab bencana banjir bandang dan longsor si seluruh wilayah tanah air harus segera dilakukan.

"Untuk jangka panjang, tentu kita harus mengantisipasi sumber-sumber yang menjadi banjir itu, yaitu bagaimana meminimalisir dampak bencana," imbaunya.

Selain itu, lanjut Ma'ruf, upaya-upaya tersebut perlu diikutkan dengan pembangunan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana, dengan melakukan mitigasi bencana, serta optimalisasi pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan.

Baca Juga: Banjir yang Merendam Jayapura Berangsur Surut, Listrik Kembali Menyala

Hujan deras yang turun sejak Kamis malam, 6 Januari 2022 mengakibatkan banjir dan tanah longsor melanda beberapa distrik di Kota Jayapura, termasuk Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Heram, dan Muara Tami.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura, banjir dan tanah longsor mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia dan enam orang lainnya luka-luka.

Selain itu, bencana juga memaksa 160 keluarga, termasuk 80 anak dan delapan balita, harus mengungsi di Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Selatan.
.

KABAR LAINNYA