Keluhan yang Sering Dirasakan Usai Sembuh dari Covid-19

LIMAPAGI - Setelah dikatakan sembuh, para pasien terpapar Covid-19 biasanya mengalami beberapa gangguan kesehatan. Kondisi ini dinamakan sebagai pasca covid atau long-term covid.

Pada kondisi ini sangat bervariasi antar individu dan dapat memengaruhi beberapa bagian tubuh yang berbeda. Maka dari itu setiap orang memiliki keluhan dan waktu pulih dari long-term Covid-19 yang berbeda-beda.

Baca Juga: Pasien Covid-19 RSDC Wisma Atlet Berkurang 143 Orang Hari Ini

Dengan begitu, membuat kondisi long-term Covid-19 sulit untuk di diagnosis, terutama karena tidak ada tes diagnostik sederhana. Selain itu bekas virus Covid-19 dapat memengaruhi sebagian besar sistem di tubuh.

Melansir dari CDC, Sabtu 31 Juli 2021 ada beberapa keluhan umum yang dirasakan oleh pasien long-term Covid-19. Berikut penjelasan lengkapnya.

Gejala umum

Keluhan pertama yang kerap dirasakan setelah sembuh dari Covid-19 adalah beberapa gejala umum seperti kelelahan, sulit tidur, perubahan suasana hati dan masih kurang pekanya indera perasa dan penciuman.

Gangguan paru-paru

Selain gejala umum, sebagian pasien sembuh dari Covid-19 merasakan beberapa keluhan gangguan paru-paru. Keluhan yang paling sering dirasakan adalah sesak napas, batuk dan nyeri dada.

Gangguan Gastrointestinal

Keluhan selanjutnya yang kerap dirasakan oleh pasien long-term Covid-19 adalah gangguan pencernaan. Terdapat dua keluhan yang sering dirasa oleh pasien yaitu diare dan sakit perut.

Masalah ini adalah fenomena nyata. Namun, ini bukan satu-satunya virus yang dapat menyebabkan gejala jangka panjang pada sebagian orang yang terinfeksi.

Melansir dari MayoClinic, selain Covid-19, ternyata virus ebola juga memiliki efek samping pasca infeksi kronis. Ketika wabah ebola terjadi di Afrika Barat begitu besar sehingga sekarang ada ribuan orang yang selamat. Mereka menyatakan menderita efek sakit kronis yang memiliki kemiripan dengan efek samping Covid-19.

Baca Juga: 2 Kisah Pasien Covid-19 yang Sembuh dengan Ivermectin

Seperti nyeri otot dan sendi, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, ruam kulit, dan gangguan penglihatan. 

Gea Yustika
Gea Yustika

Gea yustika is a reporter Lifestyle Channel at Limapagi, focusing on Fashion and Beauty.

Education: Major of Communication Studies at Sultan Ageng Tirtayasa University.

She has experience in the media industry. Started from being a content writer and a journalist. Not only focusing on Lifestyle or content writing, but she also has experience in data journalism.

She started her career as a content writer Lifestyle Channel at Kumparan. She also had a career at Tempo.co and Journocoders Indonesia.

 

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.