BNPB Kerahkan 2 Helikopter Evakuasi Korban Terjebak Erupsi Semeru

LIMAPAGI - Satu orang meninggal dunia terdampak guguran awan panas Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Sabtu, 4 November 2021. 41 orang lainnya masih menjalani perawatan akibat luka-luka termasuk luka bakar.

Kepala BNPB Suharyanto menginformasikan bahwa, pihaknya menyiapkan dua helikopter untuk menjangkau warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

“Kami menyiapkan dua helikopter untuk kebutuhan evakuasi korban lettusan Gunung Semeru,” jelas Suharyanto dalam konferensi pers, Sabtu 4 November 2021.

Baca Juga: https://Erupsi Semeru: 300 KK Curah Kobokan Ngungsi, 10 Orang Belum Dievakuasi

Suharyanto menjelaskan, Malam ini BNPB mengirimkan tim reaksi cepat (TRC) untuk memberikan pendampingan dalam penanganan darurat.

BNPB juga mengirimkan bantuan logistik yang dikirimkan pada hari ini juga, bersamaan dengan TRC dan perwakilan kementerian dan lembaga.

“Malam ini kami mengirimkan TRC untuk mendampingi pemerintah daerah. Tim akan berangkat lewat darat dan membawa logistik bantuan, seperti selimut, makan siap saji, terpal, tenda darurat, matras dan logistik dasar lainnya,” ujar Suharyanto.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyebut ada sekitar 300 KK yang terpaksa mengungsi akibat erupsi Semeru. Pengungsi berasal dari Curah Kobokan, Desa Supiturang.

Para pengungsi sementara tinggal di beberapa titik yang dinilai aman dari dampak erupsi Semeru.

Baca Juga: https://Korban Awan Panas Semeru: 1 Orang Tewas dan 41 Luka Bakar

Dari data sementara, sejumlah warga mengungsi ke Balai Desa Penanggal, rumah-rumah warga sekitar yang aman, Masjid Jarit dan Balai desa Sumberwuluh.

Namun, ada beberapa orang yang belum berhasil dievakuasi. “Masih ada 10 orang yang belum bisa dievakuasi karena lokasi sulit,” ujarnya.

Di Desa Sumberwuluh, Kampung Renteng tempat area penambangan pasir, diperkirakan dua orang hilang. Sementara delapan orang yang terjebak di kantor pemilik tambang.

"Terhambat material vulkanik yang masih panas,” ujarnya.

KABAR LAINNYA