Suhu Panas, LAPAN Jelaskan Fenomena Urban Heat Island

LIMAPAGI - Suhu panas melanda sebagian wilayah Jakarta. Terkait suhu panas yang terjadi belakangan ini, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin menjelaskan adanya fenomena urban heat island.

"Secara umum dapat dijelaskan alasannya. Saat kemarau liputan awan sangat berkurang. Jadi pemanasan cahaya matahari sangat kuat," ujar Thomas kepada Limapagi.id.

Baca Juga: Perubahan Iklim, Joe Biden Sebut Jakarta bakal Tenggelam

Ia mengungkapkan bahwa permukaan tanah daerah perkotaan makin berkurang tumbuhan. Sebagian besar tertutup material bangunan dan jalan. Dampaknya, pemanasan menjadi intensif.

"Permukaan jalan dan bangunan yang panas memancarkan gelombang panas berupa sinar inframerah. Sementara kandungan gas karbon dioksida dari transportasi, pabrik, dan aktivitas rumah tangga di perkotaan saat ini terus meningkat. Apalagi dengan jumlah pepohonan makin berkurang. Sifat gas karbon dioksida di atmosfer adalah menyerap sinar inframerah atau gelombang panas. Akibatnya, suhu udara perkotaan terasa makin panas," terangnya.

Inilah yang disebut fenomena urban heat island (pulau panas perkotaan), karena daerah pinggiran yang masih banyak pohon relatif lebih sejuk.

Diberitakan sebelumnya, sebagian wilayah Indonesia, termasuk Jakarta dan sekitarnya mengalami cuaca panas. Berdasarkan keterangan di akun Instagram Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Jakarta Pusat, khususnya Tanah Abang pada 30 Juli 2021 diprediksi suhunya mencapai hingga 34 derajat celcius.

Sementara suhu wilayah lainnya mulai dari Cempaka Putih, Gambir, Johar Baru, Kemayoran, Menteng, Sawah Besar dan Senen diprediksi mencapai 25-32 derajat celcius.

Suhu mencapai 34 derajat celcius juga dialami wilayah Jakarta Selatan, antara lain Cilandak, Kebayoran Baru hingga Tebet dan Jakarta Timur seperti Duren Sawit, Jatinegara hingga Pulo Gadung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Ungkap Suhu Panas Melanda Sebagian Wilayah Indonesia

Sedangkan sebagian wilayah Jakarta Barat, berdasarkan data BMKG menunjukkan suhu yang lebih rendah hingga 32 derajat celcius, kecuali Kembangan dan Palmerah yang mencapai 34 derajat celcius.

Untuk sebagian besar wilayah Jakarta Utara, prakiraan cuaca menunjukan suhu yang berkisar 25-32 derajat celcius, kecuali Kelapa Gading dengan suhu berkisar 24-34 derajat celcius.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.