DPRD Dorong Pemprov Jabar Maksimalkan BUMD untuk Bantu UMKM

LIMAPAGI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat (Jabar) mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), memaksimalkan program permodalan yang dapat membantu masyarakat terutama UMKM.&

Pasalnya, Jawa Barat adalah salah satu provinsi dengan UMKM cukup banyak dan rawan gulung tikar di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Bank BNI Rambah London, Erick Thohir Incar Inggris Jadi Tujuan Ekspor UMKM

Anggota Komisi III DPRD Jabar, Abdy Yuhana, mengatakan, BUMD yang berhubungan dengan permodalan adalah Bank Jawa Barat (BJB). Dia menilai, BJB memiliki program untuk membantu dari segi permodalan seperti kredit Mesra, yang perlu didorong kepada masyarakat &tanpa dikenakan bunga.

"Saya kira ini langkah bagus supaya UMKM bisa hidup di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini sedang berlangsung," kata Abdy dalam keterangan tertulisnya, Kamis 29 Juli 2021.

Kendati demikian, Abdy menuturkan, masyarakat perlu diberikan pemahaman bahwasanya hal tersebut bukan bantuan cuma-cuma. Artinya, ada dana yang harus dikembalikan sehingga dana tersebut menjadi produktif bagi masyarakat lainnya.

"Tinggal masyarakatnya diberikan pemahaman bahwa program tersebut kredit, bukan bantuan," tuturnya.

Alasannya, lanjut dia, masyarakat kerap kali beranggapan bahwa program tersebut merupakan bantuan. Namun, pada dasarnya program tersebut adalah kredit yang sangat membantu masyarakat terutama UMKM.

"Kredit Mesra jadi salah satu program dari BJB dan sudah berjalan. Tujuannya untuk mendukung UMKM bisa tumbuh di masyarakat," ujarnya.

Baca Juga:&Gubernur BI: Penyaluran Kredit UMKM dari Perbankan Capai Rp1.150 Triliun

Senadan dengan Abdy, Anggota Komisi V DPRD Jabar, Bambang Mujiarto, juga mendorong Pemprov untuk melibatkan BUMD guna mengantisipasi gelombang PHK yang mungkin terjadi akibat PPKM Darurat.

"BUMD memiliki peranan penting untuk memberikan akses bantuan permodalan bagi¶ pelaku usaha dan masyarakat, sehingga dampak dari PHK akibat PPKM Darurat dapat diminimalisasi," kata Bambang.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post