Penularan Covid-19 Varian Delta Cuma Butuh 10 sampai 15 Detik

LIMAPAGI - Saat ini Indonesia tengah mengalami badai kedua Covid-19. Yang mana terlihat banyaknya lonjakan kasus terkonfirmasi positif setiap harinya. Tingginya kasus pasien Covid-19 di Indonesia bisa terjadi karena mobilitas yang tinggi.

Hal ini diutarakan secara langsung oleh Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi. Ia mengatakan bahwa kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia bisa terjadi akibat tingginya mobilitas yang dilakukan selama libur lebaran kemarin.

"Kenaikan kasus kita sangat signifikan dibanding Desember 2020 dan Januari 2021. Penyebabnya mobilitas tinggi di Ramadhan dan libur Idul Fitri serta protokol kesehatan yang kendor," kata Siti Nadia dalam agenda webinar Ruang Tamu yang diselenggarakan Holopis, Selasa, 29 Juni 2021.

Kemudian, selain dari tingginya mobilitas masyarakat, ada kemungkinan bahwa Indonesia tengah mengalami serangan varian Covid-19 India atau Varian Delta. Siti Nadia juga mengatakan bahwa ternyata Varian Delta dapat enam kali lebih cepat menular dibandingkan varian sebelumnya atau Varian Alfa.

“Varian Delta ini memiliki kecepatan menularnya enam kali dari Varian Alfa. Kita melihat kasus harian saat ini yang telah menyentuh di atas 15 ribu pasien belakangan ini.” jelas Siti Nadia.

Selain itu, menurut SIti Nadia Varian Delta juga dapat mempercepat laju penularan Covid-19. Bahkan Siti Nadia mengatakan dalam sebuah jurnal Australia, terdapat temuan kecepatan penularan Varian Delta jika dihitung dengan waktu berkisar dari 10 hingga 15 detik.

Dengan begitu Pemerintah Indonesia melakukan segala macam upaya untuk menekan laju penularan Varian Delta. Salah satu upaya yang dipilih pemerintah adalah mendistribusikan vaksin merata ke seluruh Indonesia.

“Dengan begitu, Pemerintah Indonesia mempercepat vaksinasi untuk mengurangi laju penularan Covid-19. Sebab di beberapa daerah kita juga menemukan varian ini.” ujar Siti Nadia.

Selain dengan percepatan pendistribusian vaksin, Siti Nadia juga menghimbau untuk seluruh masyarakat agar memperketat protokol kesehatan. 

Gea Yustika
Gea Yustika

Gea yustika is a reporter Lifestyle Channel at Limapagi, focusing on Fashion and Beauty.

Education: Major of Communication Studies at Sultan Ageng Tirtayasa University.

She has experience in the media industry. Started from being a content writer and a journalist. Not only focusing on Lifestyle or content writing, but she also has experience in data journalism.

She started her career as a content writer Lifestyle Channel at Kumparan. She also had a career at Tempo.co and Journocoders Indonesia.

 

KABAR LAINNYA

Discussion about this post