Brasil Minta FIFA Hukum Klub Premier League yang Larang Pemain ke Timnas

LIMAPAGI - Klub Premier League memutuskan menahan pemain asal Brasil mereka untuk bermain di Timnas pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Alasannya, Brasil dinilai sebagai zona merah Covid-19. Jika para pemainnya dilepas ke Timnas Brasil, maka mereka harus menjalani karantina selama beberapa hari. 

Baca juga: Federasi Sepak Bola Brasil Kecewa Laga Lawan Argentina Dihentikan

Melihat sikap klub Premier League tersebut, Federasi Sepak Brasil (CBF) meminta FIFA untuk menjatuhkan hukuman kepada klub-klub Premier League terkait.

"Kami hanya meminta FIFA untuk mematuhi peraturannya setelah pemain tidak muncul (untuk pertandingan internasional)," kata seorang juru bicara CBF kepada Reuters.

Sesuai aturan FIFA, klub wajib melepaskan pemainnya jika ada panggilan Timnas. Jika menolak maka para pemain dilarang bermain selama lima hari.

Sayangnya, hal itu tidak dilakukan klub-klub Premier League. Mereka justru menahan kepergian pemainnya ke Timnas Brasil.

Tengok saja delapan pemain asal Brasil yang bermain untuk beberapa klub Premier League. Mulai dari Manchester United hingga Leeds United.

Mereka ialah Fabinho, Roberto Firmino, Alisson Becker (Liverpool), Ederson Moraes (Manchester City), Fred (Manchester United), Thiago Silva (Chelsea), dan Raphinha (Leeds United).

Sejatinya, masih ada satu pemain lagi, yakni Richarlison (Everton), yang juga tidak hadir untuk membela Tim Samba pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Baca juga: Brasil Larang Pesepak Bolanya Bermain di Premier League

Namun, Richarlison tidak bernasib sial seperti kedelapan rekannya. Soalnya, CBF memberi kompensasi terhadapnya.

CBF menilai Everton memiliki niat baik dengan meminjamkan Richarlison pada Olimpiade Tokyo 2020. Hal itu membuat Brasil memberi pengecualian.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.