Kasus Covid-19 di Jakarta per 12 Januari 2022 Bertambah 412 Orang

LIMAPAGI - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat kasus positif Covid-19 di Ibu kota bertambah 412 orang per Rabu, 12 Januari 2022. Angka ini melonjak dibanding penambahan pada dua pekan kemarin yang rata-rata di bawah angka 100 kasus.

Kasus positif harian di Jakarta mencapai puncaknya pada 12 Juli 2021, yang mana saat itu kasus positif Covid-19 bertambah 14.619 orang dalam 24 jam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan dengan penambahan ini total kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta menjadi 868.611 kasus. Sementara total jumlah kasus aktif saat ini sebanyak 2.752 orang yang masih dirawat atau isolasi.

Baca Juga: Suntik Booster Dimulai di Jakarta, Warga KTP Non-DKI Bisa Vaksinasi

Pertambahan kasus positif Covid-19 tersebut diketahui setelah dilakukan tes polymerase chain reaction (PCR) pada 14.251 spesimen.

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 13.965 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 412 positif dan 13.553 negatif," kata Dwi dalam keterangan tertulis Rabu, 12 Januari 2022.

Sementara itu, dari 49.541 orang yang melakukan tes antigen hasilnya 73 positif dan 49.468 negatif. Hanya saja, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena perlu konfirmasi ulang dengan PCR.

Ia memaparkan berdasarkan data Dinkes DKI dari total kasus positif Covid-19, 852.269 dinyatakan sembuh dengan pesentase 98,1 persen.

Baca Juga: Begini Cara Cek Tiket dan Jadwal Vaksinasi Booster di PeduliLindungi

Sedangkan jumlah orang yang meninggal dunia karena Covid-19 sebanyak 13.590 orang dengan persentase tingkat kematian 1,6 persen. Jumlah tersebut 3,4 persen dari tingkat kematian Indonesia.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 2,8 persen dan persentase kasus positif secara total sebesar 10,9 persen.

Adapun jumlah total vaksinasi dosis pertama saat ini 11.989.459 orang atau 118,9 persen serta total dosis kedua mencapai 9.343.014 orang atau 92,7 persen.

KABAR LAINNYA