Red Bull Racing Ingin Lewis Hamilton Diskors

LIMAPAGI - Insiden tabrakan dari Lewis Hamilton, pebalap tim Mercedes, dengan Max Verstappen (Red Bull Racing) rupanya berbuntut panjang.

Peristiwa tersebut membuat pihak Red Bull Racing geram. Helmut Marko, penasihat tim Red Bull Racing, bahkan meminta kepada pihak-pihak terkait untuk menghukum Hamilton seberat-beratnya.

Insiden terjadi saat awal-awal balapan F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone. Hamilton menyenggol ban belakang mobil balap Verstappen.

Senggolan itu membuat Verstappen keluar dan menabrak dinding pembatas. Akibatnya, pebalap asal Belgia itu tak bisa melanjutkan balapan dan dilarikan ke rumah sakit.

Pihak F1 sendiri sejatinya sudah menjatuhkan hukuman 10 detik kepada Hamilton. Namun, tetap saja hukuman itu tak berpengaruh banyak. 

Pebalap asal Britania Raya tersebut tetap bisa finis sebagai juara di Silverstone.

Tak heran, Marko merasa tak terima melihat sanksi yang diberikan terlalu ringan. Ia bahkan menilai Hamilton layak untuk diskors.

"Saya tidak tahu apa hukuman maksimalnya, tetapi perilaku berbahaya dan sembrono seperti itu harus dihukum dengan skors atau semacamnya.” 

“Jika seorang pesaing secara terang-terangan menyentuh roda belakang kita dengan roda depannya maka itu bukan lagi kecelakaan. Itu adalah kelalaian yang berbahaya,” kata Marko di Crash.

Pada F1 GP Inggris itu, Hamilton berhasil memangkas jarak ketertinggalannya dari Verstappen di tangga klasemen F1 2021.

Kini, keduanya tinggal berjarak delapan poin saja. Verstappen masih memimpin puncak klasemen dengan total 185 poin. 

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.