Sang Anak Disuruh Cuci Kaki, Pria Ngamuk ke Tetangga

LIMAPAGI - Seorang ayah mengamuk pada tetangga hingga melakukan kekerasan. Penyebabnya, sang anak disuruh cuci kaki sebelum masuk rumah tetangganya.

Video CCTV yang merekam peristiwa itu pun diunggah oleh korban lewat akun Instagramnya @riafauziah03 pada Kamis, 14 Oktober 2021.

"Masih shok dengan kejadian semalam. Ada tetangga yang ngelakuin tindak kekerasan cuma gara-gara anak," tulis korban.

Kronologi kejadian bermula saat anak perempuan pelaku ingin masuk ke dalam rumah korban. Korban pun mengizinkan.

Namun, korban meminta anak itu terlebih dulu mencuci kakinya yang kotor dan basah.

"Saya udah bolehin anak itu masuk, tapi anak itu dengan polosnya bilang kakinya kotor dan basah. Saya suruh dia buat cuci kaki dulu," ujarnya.

Tak senang sang anak disuruh mencuci kaki, pelaku pun lantas mendatangi rumah korban.

Baca Juga: Viral Penemuan Bayi di Malang, Diduga Ada Bekas Cecikan di Leher

Dalam rekaman CCTV terlihat, pelaku mengamuk pada korban yang saat itu sedang duduk di depan etalase tokonya.

Tak hanya sekedar marah-marah, pelaku pun melakukan aksi kekerasan. Ia melemparkan seekor kucing ke arah korban. Kucing itu tak lain adalah peliharaan korban yang tengah berada di atas etalase.

Kemudian pelaku menggembrak meja, berteriak di depan anak korban yang masih balita dan mencekik leher korban.

Untungnya, sejumlah warga segera datang melerai keributan dan membawa pergi pelaku.

Sampai saat ini korban mengaku masih syok dan tak habis pikir dengan tindakan kekerasan sang tetangga hanya karena masalah sepele.

Ia bahkan telah memberi penjelasan pada istri pelaku namun tidak didengarkan.

"Padahal saya sudah coba jelasin ke istri orang itu, tapi malah gak didengar. Dan dia malah balik ngatain, rumah saya emangnya masjid harus cuci kaki dulu baru masuk," jelas korban.

Tidak diketahui apakah kasus itu akan dilaporkan korban pada pihak berwajib atau tidak. Namun kejadian itu menarik ramai tanggapan dari warganet.

"Gak bisa bayangin gimana syoknya mbak, ada anak balita juga," tulis @nachriesna.

"Bapak-bapak Kurang piknik itu gara-gara PPKM, masalah begitu dipermasalahkan, semangat mbak," balas @ld_photocontest.

"Buat laporan ke polisi aja bund," saran @ari3na_r90.

Reka Kumara
Reka Kumara

A reporter who focuses on entertainment and lifestyle, such as writing articles related to general facts, viral news, movies and celebrities.

&Education background: Medan Area University, Bachelor of Communication Science.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post