Dua Meninggal dalam Kecelakaan Adu Banteng Motor di Kulon Progo

LIMAPAGI &– Dua motor terlibat kecelakaan maut di Jalan Ki Hadi Sugito, tepatnya di Padukuhan I, Kalurahan Pleret, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Yoguakarta, Sabtu, 30 Oktober 2021 malam. Dua orang meninggal dalam kecelakaan ini.

Kepala Unit Lakalantas Satlantas Polres Kulon Progo Inspektur Satu Agus Kusnendar, saat dikonfirmasi membernarkan adanya kecelakaan yang terjadi selepas Isya tersebut. "Kedua korban meninggal di lokasi kejadian setelah motor yang mereka kendarai saling bertabrakan," katanya, Minggu, 31 Oktober 2021.

Baca Juga: Menhub soal Kecelakaan LRT Jabodebek: Itu Pelajaran Mahal!

Dua korban meninggal Bima Riski Irfansyah, 14 tahun, warga Padukuhan X, Pleret Panjatan yang merupakan pengendara Shogun dengan nomor polisi AB 5341 SC dan Krisna Dwi Hartono, 27 tahun, warga Padukuhan IV, Depok, Panjatan yang mengendarai Honda Supra bernomor polisi AB 2981 QC.

Insiden kecelakaan ini bermula saat Bima mengendarai motornya melaju dari arah selatan ke utara. Pengendara yang masih pelajar ini saat sampai di lokasi berusaha menghindari lubang yang ada di jalan. Namun dia justru oleng ke kanan hingga melebihi marka jalan, sementara lampu sepeda motornya tidak menyala.

Pada saat bersamaan Krisna dengan motornya melaju dari arah berlawanan. Kedua pengendara yang saling berlawanan arah ini tidak bisa menghindar akhirnya dua motor salaing bertabrakan adu banteng.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Telah Periksa 15 Saksi terkait Kecelakaan Bus Transjakarta

Benturan yang sangat keras membuat kedua pengendara meninggal di lokasi kejadian. Keduanya mengalami luka berat pada bagian kepalanya. "Kedua korban dievakuasi ke RSUD Wates. Kasus ini masih ditangani unit lakalantas,” katanya.

Kedua motor juga ringsek parah. Suzuki Shogun mengalami pecah ban depan, shock depan patah, mesin pecah lampu depan juga pecah. Sedangkan sepeda motor Supra rusak pada bagian shock depan patah dan lampu pecah.&

KABAR LAINNYA

Discussion about this post